BKKBN Lampung-Kodim 0424/TGM gelar baksos dan Dashat cegah stunting

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Lampung bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0424/TGM melakukan pencegahan stunting melalui bakti sosial dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kabupaten Pringsewu.

"Memang diperlukan sinergi dan peran berbagai pihak untuk dapat mencapai target penurunan stunting, di antaranya jajaran TNI dan lintas sektor," kata Koordinator Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Lampung Sri Rejeki, di Pringsewu, Kamis.

Ia mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama BKKBN dan Panglima TNI yang telah melakukan kick-off kolaborasi dalam hal percepatan penurunan stunting.

Baca juga: Ketua PKK Lampung ajak kader jadi motor penggerak atasi stunting

"Ini menandakan perhatian pemerintah terhadap masalah percepatan penanganan stunting menjadi salah satu prioritas," kata dia.

Menurut dia, stunting merupakan ancaman terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktifitas, menghambat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan angka kemiskinan dan kesenjangan.

Oleh sebab itu, kata dia, dalam rangka membangun ketahanan keluarga secara utuh di berbagai bidang, BKKBN bersama lintas sektor berupaya mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas.

“Melalui pemberdayaan dan penguatan Kampung Keluarga Berkualitas diharapkan menjadi episentrum program Bangga Kencana dan program strategis lainnya dalam mewujudkan keluarga berkualitas,” katanya.

Baca juga: BRIN kembangkan padi bernutrisi tinggi atasi "stunting"

Dandim 0424/TGM Letkol Arm. Micha Arruan yang diwakili Perwira Penghubung Kabupaten Pringsewu Kapten Redi Kurniawan mengatakan, selain perang, tugas TNI salah satunya adalah membantu pemerintah dalam menyukseskan program-program yang ada.

"Program nasional yang sekarang sedang digulirkan adalah pengentasan masalah stunting," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi mengharapkan kegiatan bakti sosial ini dapat mendorong peningkatan taraf kesehatan masyarakat khususnya di Pekon Pamenang yang nantinya akan turut berperan dalam kemajuan pembangunan Kabupaten Pringsewu.

"Terutama mengingat sasaran kegiatan yakni anak-anak dan wanita hamil, di mana upaya penurunan stunting memerlukan penanganan terpadu melalui dua intervensi, yakni memberikan gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung," kata dia.

Baca juga: Badan Pangan Nasional atasi stunting daerah rawan lewat B2SA-Dashat

Kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat bersama TNI itu berlangsung di Kampung Keluarga Berkualitas di Pekon Pamenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Kodim 0424/TGM dan BKKBN Provinsi Lampung memberikan sejumlah bantuan berupa paket susu bagi keluarga berisiko stunting dan sarana Dashat.