BKKBN: Remaja rencanakan masa depan secara matang

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengajak remaja melakukan perencanaan masa depan secara matang sehingga meraih hasil yang optimal di masa mendatang.

Kepala Biro Umum dan Humas BKKBN Putut Riyatno di Padang, Senin, mengatakan perencanaan harus dilakukan sejak saat ini sehingga pada masa mendatang remaja menjadi orang tua yang berkualitas.

Ia menjelaskan tentang perencanaan yang harus mereka dilakukan itu, antara lain tentang perencanaan pendidikan, pekerjaan, berkeluarga, hidup di tengah masyarakat, dan hidup sehat.

"Ini yang coba kita bangun dan adanya generasi berencana ini muaranya nanti tidak ada lagi anak yang lahir dalam keadaan stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan gizi," kata dia.

Ia mengatakan remaja yang berkualitas harus lepas dari tiga hal, yakni pernikahan dini, perilaku seks bebas, dan narkoba.

Baca juga: Remaja perlu punya ketahanan hindari perilaku buruk lewat kespro

Ia menyebut apabila ada satu saja yang tersangkut masalah itu maka masa depan mereka akan berantakan.

"Kita mengajak Duta Genre yang ada di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar untuk menjadi orang yang memberikan informasi ini ke tengah masyarakat minimal mulai dari lingkungan mereka, teman sekolah, keluarga," katanya.

Ia mencontohkan untuk perempuan minimal umur menikah yakni 21 tahun dan lelaki minimal 25 tahun, jika terjadi pernikahan dini maka akan berdampak risiko terhadap anak yang akan dilahirkan.

"Apa yang kita programkan saat ini muaranya pada 2045 nanti di mana bangsa ini menerima bonus demografi karena 40 persen warga Indonesia adalah mereka yang muda dan aktif. Ini harus kita optimalkan bersama," kata dia

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati mengatakan Duta Genre sudah ada di setiap kota dan kabupaten yang bertugas menjadi perpanjangan tangan BKKBN melakukan sosialisasi program Bangga Kencana di kalangan remaja.

"Mereka ini merupakan agen dalam menyampaikan pesan kepada lingkungan baik edukasi pranikah maupun informasi terkait stunting," kata dia.

Baca juga: BKKBN kukuhkan Ketua Tim PKK Jateng jadi Bunda Genre dan Duta Stunting
Baca juga: Putra-putri Kendari wakili Sultra pemilihan Duta Genre nasional
Baca juga: Duta Genre berperan tekan pernikahan dini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel