Blak-Blakan Atta Halilintar tentang Alasan Berinvestasi di Sepak Bola Bersama AHHA PS Pati FC

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Youtuber papan atas Indonesia, Atta Halilintar mencuri perhatian publik sepak bola tanah air ketika memutuskan mengakuisisi klub Liga 2, PSG Pati pada pertengahan Juni 2021.

Atta Halilintar yang berkolaborasi dengan pengusaha muda lainnya, Putra Siregar, lalu mengubah nama klubnya itu menjadi AHHA PS Pati FC untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Indonesia. Dirinya kerap terlihat datang ke stadion tempat pertandingan untuk menyaksikan kiprah timnya.

Dalam channel youtube Prestige Productions, Atta menjelaskan alasannya memutuskan untuk terjun mengelola klub sepak bola. Menurut Atta, sejak kecil ia memang sangat mencintai sepak bola.

"Saya pernah bermimpi menjadi seorang pesepak bola. Semua berita tentang klub dan kehidupan pemain sepak bola saya kliping dan menjadi motivasi. Tapi, jalan kehidupan saya berkata lain," ungkap Atta yang sudah belajar berbisnis sejak masih berusia 12 tahun.

Seperti diketahui, Atta Halilintar belakangan menjadi sosok pemengaruh terkemuka di Indonesia setelah memiliki channel youtube dengan konten-konten menarik sehingga mampu meraup pengikut mencapai 28 juta subscriber per 28 Oktober 2021 dengan pendapatan puluhan miliar per bulan.

Selain pendapatan dari youtube, Atta juga merambah sejumlah bisnis seperti fashion, rumah makan dan rumah produksi.

Perpaduan Industri dan Entertainment

Chairman PSG Pati (AHHA PS Pati FC), Atta Halilintar. (Instagram Atta Halilintar).
Chairman PSG Pati (AHHA PS Pati FC), Atta Halilintar. (Instagram Atta Halilintar).

Atta mengaku keinginan memiliki klub sepak bola kian besar setelah rekannya sesama pesohor, Raffi Ahmad dan Rudy Salim membeli Cilegon United yang kemudian berubah nama menjadi RANS Cilegon United.

Sebelumnya, ia juga sempat ingin memiliki klub futsal. Meski berorientasi bisnis, Atta bersikap realistis menyikapi peluang mendapatkan keuntungan mengelola sebuah klub sepak bola.

"Tapi, saya berpikir lingkup sepak bola jauh lebih besar. Saya ingin menjadikan sepak bola bukan sekadar olahraga tapi juga industri dan entertainmet," kata Atta.

"Sejak awal saya sudah tahu bisnis sepak bola, khususnya di Indonesia tak langsung mendapatkan untung dan malah ada kecenderungan rugi. Jadi, bagi saya, bisa menjadikan klub menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran itu sudah bagus," terang Atta.

Totalitas dan Kerja Keras

Striker baru PSG Pati, Osas Saha (tengah) bersama dengan chairman klub, Atta Halilintar. (Dok PSG Pati)
Striker baru PSG Pati, Osas Saha (tengah) bersama dengan chairman klub, Atta Halilintar. (Dok PSG Pati)

Sebagai pebisnis yang kini terjun di sepak bola, Atta percaya dengan totalitas dan kerja keras, AHHA PS Pati FC pada masa mendatang tak hanya menjelma sebagai klub industri tapi juga membantu mengembangkan prestasi sepak bola tanah air.

"Impian terbesar saya adalah membantu banyak orang dengan menciptakan lapangan kerja yang banyak. Saya juga ingin mereka juga mendapatkan kehidupan yang layak dari pekerjaan mereka," tegas Atta.

Hal inilah menjadi alasan Atta mengusung kalimat 'Kasih Keras' buat slogan AHHA PS Pati FC mengaruhi persaingan di Liga 2. Menurut Atta, slogan ini berarti semua elemen tim harus menunjukkan kerja keras demi kemajuan bersama.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel