Blasteran 3 Negara, Bek Leeds United Berdarah Indonesia Digoda Timnas Belgia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Leeds - Pascal Struijk berubah pikiran. Alih-alih meneruskan kiprahnya di Timnas Belanda, bek Leeds United itu justru tertarik untuk memulai kariernya di Belgia.

Ya, pemain berdarah Indonesia itu telah mengajukan paspor Belgia untuk membela tanah kelahirannya itu.

Pascal Struijk merupakan pemain blasteran tiga negara. Palang pintu berusia 21 tahun itu lahir di Belgia, namun punya keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya.

Media Belgia, Nieuwsblad mengabarkan, Pascal Struijk telah mengajukan permohonan paspor Belgia kepada Asosiasi Sepak Bola Belgia (KBVB). Saat ini, alumnus Jong Ajax tersebut masih menunggu persetujuan dari pihak terkait.

Bak gayung bersambut, pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez dilaporkan juga kesengsem dengan Pascal Struijk. Jika semuanya sudah beres, ia bisa saja dipanggil pada Maret 2021.

Pernah Membela Timnas Belanda Kelomok Usia

Pemain West Bromwich Albion, Callum Robinson, berebut bola dengan pemain Leeds United, Pascal Struijk, pada laga Liga Inggris di Stadion Hawthorns, Selasa (29/12/2020). Leeds menang dengan skor 5-0. (Dave Rogers/Pool via AP)
Pemain West Bromwich Albion, Callum Robinson, berebut bola dengan pemain Leeds United, Pascal Struijk, pada laga Liga Inggris di Stadion Hawthorns, Selasa (29/12/2020). Leeds menang dengan skor 5-0. (Dave Rogers/Pool via AP)

Meski lahir di Deurne, Belgia, Pascal Struijk malah memilih untuk memperkuat Timnas Belanda U-17 pada 2016. Dia mencatatkan tiga penampilan, dua di antaranya pada Piala Eropa U-17 2016 di Azerbaijan.

Bersama Leeds United, Pascal Struijk mulai rutin dimainkan. Pelatih Marcelo Bielsa telah menurunkannya sebanyak 12 kali di Premier League musim ini.

Dalam wawancaranya pada tahun lalu, Pascal Struijk mengakui bahwa darah Indonesia memang mengalir dalam tubuhnya.

"Orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya memiliki darah Indonesia. Saya bingung mereka tahu dari mana," kata Pascal Struijk dinukil dari Sportmagazine.

"Saya harus akui, terkadang saya merasa orang Indonesia, tapi terkadang tidak. Namun, di luar keluarga saya, saya tidak punya hubungan dengan orang lain di Indonesia," ucap Pascal Struijk.

Sumber: Nieuwsblad

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini