Blibli Kerahkan Kekuatan Perkuat Industri Halal Nasional

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Blibli menandatangani Perjanjian Kerja Sama dan Deklarasi Sinergi Akselerasi Penguatan UMKM dan Bisnis Industri Halal bersama Kementerian dan Lembaga yang terlibat dalam Pilot Project Sentra UMKM Industri Halal.

Penandatanganan dilakukan secara simbolis bersama dengan 13 unit organisasi baik swasta dan pemerintah di sela-sela acara “Kick-Off Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal” yang diselenggarakan virtual oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia.

“Sebagai e-commerce lokal pertama yang memiliki penyelia halal sebagai syarat utama dalam pengimplementasian Sistem Jaminan Halal (SJH) HAS 2300 oleh suatu perusahaan, Blibli sangat bangga dipercaya dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pilot project untuk mengakselerasi pengembangan UMKM Industri Halal dalam menjangkau pasar yang lebih luas melalui ekosistem e-commerce kami," kata CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (28/8/2021).

Kusumo menambahkan bahwa dengan ekosistem teknologi dan bisnis menyeluruh Blibli, hadirnya penyelia halal menegaskan bahwa keseluruhan value chain di ekosistem e-commerce Blibli telah memperhatikan standarisasi SJH, termasuk penyimpanan di 20 warehouse dan 32 hub yang berlokasi di kota-kota besar di Indonesia.

“Hal ini adalah wujud komitmen Blibli dalam memandu potensi industri halal, khususnya bagi pelaku UMKM, melalui kategori dan kurasi khusus dalam memasarkan produk Muslim-friendly serta halal, antara lain produk halal di Blibli Hasanah, Fashion Muslim, serta investasi emas,” ujar Kusumo.

Meningkatnya gaya hidup halal di kalangan masyarakat tercermin dari pertumbuhan sejumlah kategori di Blibli. Sejak peluncuran Blibli Hasanah yang memuat kurasi produk Muslim-friendly dan halal, pada kuartal II 2020, kelompok produk fashion Muslim, makanan dan minuman halal, kesehatan dan kecantikan halal, serta perhiasan emas dan logam mulia telah mengalami kenaikan order rata-rata sebesar 2 kali lipat per kuartal hingga kuartal I 2021 lalu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Wapres: Perlu Sinergi untuk Kembangkan UMKM Industri Halal

Pengunjung melihat produk UMKM dari Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI saat Launching Halal Park di Senayan Jakarta, Selasa (16/4). Halal Park yang akan bertransformasi menjadi Halal Distrik didesain menjadi ekosistem bagi pelaku industri gaya hidup halal di Tanah Air. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melihat produk UMKM dari Rumah Kreatif BUMN (RKB) binaan BNI saat Launching Halal Park di Senayan Jakarta, Selasa (16/4). Halal Park yang akan bertransformasi menjadi Halal Distrik didesain menjadi ekosistem bagi pelaku industri gaya hidup halal di Tanah Air. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah mempercepat pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) industri halal. Langkah ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus mencapai visi Indonesia sebagai Pusat Produsen Halal Dunia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan perlu adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat dari semua pihak. "

Tidak kalah penting adanya kemitraan dari usaha besar yang saling menguntungkan," kata Ma'ruf Amin pada acara “Kick Off Sinergi Akselerasi Pengembangan UMKM Industri Halal” melalui konferensi video di Kediaman Resmi Wapres,Jakarta, Rabu, (25/8/2021).

Wapres menjelaskan, sektor ekonomi dan keuangan syariah memiliki daya tahan yang kuat di tengah pandemi Covid-19. Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2020 Bank Indonesia menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia di 2020 di atas PDB nasional.

Ma'ruf Amin menekankan perlu adanya perhatian besar kepada UMKM karena ini adalah modal yang harus dioptimalkan.

Sejumlah inisiatif juga telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu UMKM naik kelas. Sebagai contoh dukungan dari bank syariah, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) syariah, Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah, saham syariah, serta pembiayaan dari financial technology (fintech) syariah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel