Arena

Mike Tyson Bantah Operasi Kelamin

Mike Tyson (Getty Images/Donald Miralle)



Kabar mengejutkan datang dari Mike Tyson. Si Leher Beton bukan diberitakan naik ring lagi atau kembali melakukan kekerasan terhadap perempuan. Namun Tyson disebutkan telah berganti kelamin dan mengganti namanya menjadi Michelle.

Dalam kabar tersebut diceritakan bahwa mantan juara dunia tinju kelas berat itu melakukan operasi kelamin selama 16 jam. Tak hanya itu, Tyson juga mengoperasi wajahnya supaya terlihat lebih 'manis'.

Cerita itu muncul di beberapa situs berita dan surat kabar di beberapa negara Afrika. Entah mengutip siapa sumbernya, situs berita dan surat kabar di Ghana dan Zimbabwe menjadikan berita Tyson berganti kelamin sebagai tajuk utamanya.

Cerita itu tentu saja laris karena memang unik. Bayangkan mantan petinju yang dulu ganas menghajar lawannya dan sulit dijatuhkan di atas ring lalu kemudian berubah menjadi makhluk yang feminin.

Tapi kabar tersebut dibantah oleh Tyson seperti dimuat di situs berita SpyGhana. Ini bantahan Mike Tyson soal kabar ia mengoperasi kelaminnya:

"Saya masih laki-laki sejati dan masih merasa jantan. Saya bahkan tidak pernah berniat sedikitpun untuk menjadi seorang perempuan. Kabar soal saya berganti kelamin bukan saja tidak benar, tapi juga sesuatu yang sangat bodoh. Saya malah tampil di depan umum saat pertandingan Pacquiao vs Marquez pada Sabtu (8/12) lalu dan bergaya seperti laki-laki seperti biasanya."


Masih percaya Tyson berganti kelamin?



BACA JUGA:


FIFA, Tolong Hukum Indonesia

Daftar Blunder Roman Abramovich

Apakah Manchester United Bisa Bangkrut?

Indonesia Belum Mampu Menggelar Balap F1

Pemain Sepak Bola yang Jago Gonta-ganti Posisi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.