5 Cita-cita Terpopuler di Masa Kecil

Saat masih kecil, kita diajarkan untuk memiliki impian pekerjaan saat dewasa nanti. Beragam jenis cita-cita pun terlontar, mulai dari ingin menjadi pemadam kebakaran, masinis, pelaut hingga ingin memiliki toko kue.

Kami bertanya kepada fans Yahoo! Indonesia di Facebook mengenai cita-cita mereka. Berikut ini lima jawaban paling populer yang kami dapat:

1. Dokter

Meskipun menggapainya tak semudah mengimpikannya, dokter ternyata masih menjadi cita-cita yang paling populer di anak-anak. Entah mungkin karena pengaruh mudahnya mengikuti tren cita-cita keren teman-teman lainnya saat masih kecil. Namun, setelah dewasa tidak sedikit orang yang harus meninggalkan impian mereka sebagai dokter dan memilih karier yang lebih cocok dengan karakter diri sendiri.

2. Pilot

Seberapa sering kamu diajak oleh ayah dan ibu melihat pesawat di bandara? Kebiasaan untuk melihat pesawat lepas landas dan terbang di angkasa ternyata bisa menjadi salah satu acuan keinginan seseorang untuk berkarier sebagai seorang pilot ketika dewasa. Tapi apakah setelah dewasa kamu akan menjadi pilot? Siapa yang tahu…

3. Pengusaha

Dari awal, anak yang bercita-cita sebagai pengusaha sudah ditunjukkan dengan bakat senang berbisnis. Pertandanya dapat diidentifikasikan dengan mulai dari coba-coba jualan pensil, buku hingga hobi menjual makanan kecil di waktu istirahat di sekolah.

4. Guru

Dengan intensitas pertemuan dengan guru setiap hari, tidak heran jika kamu mengidolakan salah seorang sosok guru di sekolah. Dengan bercita-cita mulia sebagai guru. biasanya saat masih kecil kamu banyak menghabiskan waktumu untuk belajar dan senang membantu teman-teman kamu dalam memahami dan mengerjakan tugas rumah yang kurang dimengerti.

5. Astronot

Menjadi seorang astronot ternyata tak semudah yang dibayangkan, cita-cita yang satu ini merupakan yang paling susah untuk direalisasikan terutama di Indonesia. Banyak yang mesti meninggalkan impiannya ketika dewasa dan menetapkan pilihan karir yang lebih realistis. Meskipun tidak ada yang tidak mungkin, tetaplah “gantungkan cita-citamu setinggi langit.”

Bagaimana dengan pekerjaan kamu sekarang? Apakah sesuai dengan cita-cita masa kecil?

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.