Savestreetchild: Gerakan Peduli Anak Jalanan

Bukan pemandangan aneh jika hampir setiap lampu merah di Jakarta dihiasi dengan anak-anak kecil berkeliaran merajai jalanan tanpa pengawasan orangtua. Kota metropolitan sebesar ini menyimpan banyak kisah dari mereka yang mempertahankan hidup dengan mengamen, meminta-minta, bahkan mencopet.

Tampaknya, di balik gedung-gedung megah yang menjulang tinggi, Jakarta bukan tempat yang ramah bagi mereka. Umurnya hanya berkisar 5-17 tahun, bahkan ada yang lebih muda lagi. Bermodalkan rasa kasihan dari penumpang bis kota, pengendara mobil pribadi atau siapa pun yang mereka temui, mereka berusaha mendapatkan hidup yang lebih baik.

Isu tentang anak jalanan dan masyarakat miskin memang seakan tiada habisnya, namun apakah dalam praktiknya masih adakah orang yang tulus bekerja sebagai relawan untuk mereka?

Savestreetchild adalah sebuah komunitas yang mengajak tangan-tangan independen untuk membantu dan merangkul berbagai lembaga tempat bernaungnya anak jalanan — yang kebanyakan telah mati suri karena kehilangan donatur, relawan serta ide untuk berkembang.

Savestreetchild telah memperluas jaringan di Jakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Bandung, Jogja, Depok, Manado, dan Padang.

Masalah yang ditemui oleh Savestreetchild tak hanya seputar integritas komunitas, ketersediaan relawan dan pencarian dana. Justru, komunitas ini mengaku dengan adanya bantuan media sosial seperti Twitter dapat memudahkan penyebaran informasi kegiatan sosial yang tengah berlangsung.

“Menanamkan kesadaran belajar ke anak jalanan itu susah, namun ada beberapa juga yang cerdas” kata  Shefti Latiefah, pelopor Savestreetchild.

Shefti menjelaskan bahwa tidak semua anak jalanan bisa berkelakuan manis karena terbiasa dengan hidup di jalanan. Mereka cenderung tidak mau dikekang, berpikiran bebas dan terkadang lebih memilih kembali hidup di jalanan jika mengalami kesulitan dalam belajar atau beradaptasi.

Wanita yang saat ini masih menjalani semester akhir di Universitas Paramadina berharap ke depannya, Savestreetchild memiliki koperasi yang dapat memfasilitasi anak jalanan untuk membuka usaha sendiri.

Selain rutin mengadakan acara setiap bulan, Savestreetchild juga memiliki rumah belajar sebagai tempat persinggahan bagi para anak jalanan yang mau menimba ilmu.

Kamu bisa mendaftarkan diri menjadi relawan pengajar atau kakak asuh saat dibutuhkan dalam mendukung acara yang diselenggarakan oleh Savestreetchild. Bersedia meluangkan sedikit waktu?

Savestreetchild
http://savestreetchild.org/
@SaveStreetChild
gerakan@savestreetchild.org
085645066305

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.