Wabah Zombie Merebak di Indonesia

Zombie ternyata punya penggemar. Dua komunitas penggemar zombie di Indonesia, IZoC dan Kompi Zombie adalah sekumpulan orang yang kagum atas evolusi zombie dari masa ke masa. Mulai dari tokoh zombie di awal kemunculannya yang hanya mampu berjalan seperti layaknya mayat hidup, kemudian memakan manusia dan hingga kini, zombie pun bisa berlari dan melakukan parkour.

Tak tanggung-tanggung, anggota dari kedua komunitas ini sudah mencapai ribuan di dunia maya. IZoC memiliki anggota sebanyak 1.100 secara online dan sekitar 50 orang anggota aktif, sering melakukan kegiatan offline. Sedangkan Kompi Zombie memiliki 2000-an di halaman Facebook mereka.

Foto: IZoC (Indonesian Zombie Club)

Pada dasarnya komunitas ini sama-sama berisikan orang-orang yang menyukai zombie. Namun, apa sih yang membedakan kedua komunitas ini?

1.    IZoC (Indonesian Zombie Club)

Membayangkan sebuah kota yang seluruh isi penghuninya terkena virus zombie dan hanya ada satu orang yang bertahan dari virus tersebut, mungkin tidak pernah terlintas di benak kita. Berbeda dengan mereka yang tergabung dengan komunitas IZoC. Bahkan mereka sempat membuat video khusus yang diambil saat suasana jalanan masih lengang tanpa kendaraan, sehingga membuat Jakarta tampak seperti kota mati.

Rasa kecintaan mereka terhadap zombie rupanya tak berhenti sampai di situ. Mereka pun gemar berpakaian dengan ciptran darah layaknya zombie yang dikemas dalam berbagai tokoh. Untuk mendukung penampilan, mereka juga merias diri dengan make-up yang menyeramkan.

Komunitas ini berawal dari sebuah forum di Kaskus yang menjadi tempat bertemunya pecinta film zombie yang kemudian membentuk forum sendiri pada 4 Juli 2008. Dibuat oleh Reza Tarigan, forum tersebut dinamakan sebagai Zombie Thread dan Thread of Dead yang merupakan asal muasal lahirnya IZoC.

Sederetan pengalaman seru pun sering mereka alami. Beberapa waktu lalu, saat menjadi pengisi acara di kawasan Blok M, IZoC  melakukan ritualnya seperti biasa. Berjalan layaknya mayat hidup dan mendekati para penonton di sekeliling tempat tersebut. Namun, ternyata saat itu ada penonton yang sangat takut hingga pingsan. Setelah sadar … kemudian pingsan lagi.

Tampaknya bagi kamu yang memiliki ketakutan terhadap kostum seram dan make-up luka-luka di wajah yang akan menambah kesan menakutkan dari para zombie ini, disarankan untuk tidak mendekat. Tutup muka saja kalau bertemu…



Facebook: https://www.facebook.com/KompiZombie
Twitter: https://twitter.com/#!/KompiZombie

2.     Kompi Zombie (Komunitas Penggemar Film Zombie)

“Selamat pagi, sarapan otak apa hari ini?” begitulah sapaan dari komunitas Kompi Zombie di akun Twitter mereka.

Komunitas yang dibentuk pada tanggal 24 Desember 2009 merupakan tempat bagi mereka yang ingin membahas dan berbagi tentang informasi film-film zombie dari berbagai belahan. Kompi Zombie belum melakukan acara kopdar atau sejenisnya, namun di 26 Mei nanti merupakan acara offline pertama mereka.

Eric Kairupan selaku pendiri komunitas ini menyimpan cerita unik di balik terbentuknya Kompi Zombie.

“Dulu saya jutru takut dengan zombie,” katanya memulai kisah tersebut.

Saat berusia 11 tahun, Eric dan adik perempuannya (8 tahun) paranoid tehadap suatu hal yang berbau zombie. Ketakutan atas akan adanya wabah zombie yang mennyerang seperti di film "Dawn of The Dead" menghantui mereka saat itu. Ke mana pun mereka pergi, mereka akan mencari jalan keluar dan tempat perlindungan yang aman bila tiba-tiba terjadi serangan zombie.

Mengaku telah memerangi rasa takutnya, Eric saat ini justru berharap bahwa di masa mendatang, Indonesia dapat membuat film zombie yang setara dengan kualitas Hollywood.

Forum: http://forum.izoc.org/
Twitter: https://twitter.com/#!/izocindonesia

Ingin bergabung?
“Syaratnya harus mau makan daging mentah…” Eric Kairupan saat ditanyai tentang ketentuan untuk mengikuti kedua komunitas tersebut. Mengira hal ini merupakan salah satu rutinitas yang benar mereka lakukan, saya pun kembali memastikan keseriusan jawaban tersebut.

“Bercanda, nggak ada syarat apa-apa kok,” jawabnya lagi sambil tertawa kecil.

Ternyata, untuk menjadi anggota pada salah satu komunitas di atas tidak cukup sulit karena terbuka untuk umum. Di IZoC, bagi yang ingin megikuti serangkaian kegiatan offline cukup bergabung melalui grup yang ada di Facebook dan mendapatkan berbagai informasi mengenai kegiatan mereka selanjutnya di sana.

Untuk bergabung di Kompi Zombie jauh lebih mudah karena kegiatan utama mereka seperti membahas dan berbagi informasi film-film Zombie baik yang sudah lawas maupun yang terbaru, dilakukan secara online lewat Facebook.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.