Berita BCA

Kembali Ke Awal KONTEN ISTIMEWA BCA DI YAHOO! INDONESIA

KONTEN ISTIMEWA BCA DI YAHOO! INDONESIA

Berinvestasi Sekaligus Donasi Melalui SR-005

Jika Anda gemar berinvestasi, ada kabar gembira untuk Anda. Tak lama lagi Pemerintah Indonesia akan menerbitkan instrumen investasi yang dijamin oleh Pemerintah Indonesia dan mendapatkan fatwa/kesesuaian dengan prinsip Syariah yaitu Sukuk Negara Ritel 005 (SR-005).
Bagi BCA, tahun ini merupakan tahun kedua dipercaya oleh pemerintah untuk menjual Sukuk Negara Ritel.
Tahun ini merupakan tahun ke lima penerbitan Sukuk Negara Ritel tersebut. Dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan telah menunjuk 25 perusahaan, termasuk diantaranya BCA, untuk menjual SR-005 ini. Bagi BCA sendiri, tahun ini merupakan tahun kedua dipercaya oleh pemerintah untuk menjual Sukuk Negara Ritel.

Derasnya permintaan akan SR-004 yang diterbitkan tahun lalu membuat Pemerintah dalam hal ini Kemenkeu optimis, penjualan SR-005 tak kalah sukses bahkan melebihi penjualan seri sebelumnya tersebut.

Apa itu Sukuk Negara Ritel Seri SR-005? Ini merupakan Surat Berharga Syariah Negara yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui agen penjual, dengan volume minimum yang telah ditentukan. Tujuan penerbitan untuk memperluas basis investor di dalam negeri, memberikan alternatif instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, serta membantu perkembangan pasar keuangan syariah di Tanah Air.

Masa penawaran SR-005 ini akan dilakukan dari 8 Februari 2013 hingga 22 Februari 2013 dengan tanggal penjatahan pada 25 Februari 2013 dan tanggal settlement pada 27 Februari 2013. Pembelian minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 5 miliar di pasar perdana dan hanya dapat dibeli oleh investor individu.

Berbeda dengan Obligasi Negara Ritel, Sukuk Negara Ritel tidak memberikan bunga yang menurut hukum Syariah merupakan riba, melainkan memberikan imbal hasil. Tingkat imbalan SR-005 baru akan diumumkan pada tanggal 7 Februari 2013. Menariknya, tingkat imbalan Sukuk Negara Ritel biasanya memang lebih tinggi dari tingkat suku bunga deposito yang diberikan oleh bank-bank Pemerintah. Sebagai informasi, Kemenkeu menetapkan imbal hasil SR-004 sebesar 6.25%.

Apa Untungnya Berinvestasi di Sukuk Negara Ritel?

Keuntungan Berinvestasi di Sukuk Negara Ritel, sbb :

  • imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan tingkat suku bunga rata-rata bank pemerintah
  • imbal hasil pasti setiap bulannya dari agen pembayaran yaitu Bank Indonesia
  • bisa diperdagangkan kembali di pasar sekunder karena termasuk investasi yang liquid yang memungkinkan kita mendapatkan capital gain.
  • sesuai dengan aturan dan kaidah Islami sehingga bagi umat Muslim, tidak akan bertentangan dengan agama.

Mengapa membeli SR-005 melalui PT Bank Central Asia Tbk (BCA)?

Sebagai salah satu agen penjual SR-005, BCA akan berusaha memberikan layanan terbaik bagi para nasabahnya, diantaranya :

  • Bebas biaya pembukaan rekening efek dan biaya penyimpanan efek sampai dengan jatuh tempo. Cukup mengeluarkan biaya materai sebesar Rp 12.000.
  • Sekaligus dapat membantu anak-anak yang kurang beruntung karena setiap pembelian Rp 5 juta SR-005 dan berlaku kelipatan, BCA akan menyumbangkan Rp 1.000 untuk Program Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) yang bekerjasama dengan UNICEF.
  • Di pasar sekunder, SR-005 yang Anda miliki dapat diperjualbelikan dengan harga yang kompetitif yaitu Rp 25 ribu per transaksi apabila bank kustodian di BCA.
  • Anda dibebaskan dari biaya transfer imbalan per bulan serta biaya pengiriman surat konfirmasi jual beli.

Bagaimana cara pembelian SR-005 di BCA?

  • Silakan mendatangi salah satu dari 140 Kantor Cabang BCA Prioritas dan 25 Kantor Cabang Utama BCA Non Prioritas terdekat
  • mengisi formulir pemesanan Sukuk Negara Ritel Seri SR-005
  • Lampirkan fotokopi KTP (khusus WNI di pasar perdana) serta membuka Rekening Efek di BCA.

Hal penting yang harus disadari, ketika memutuskan untuk berinvestasi melalui instrumen apapun tentu Anda harus siap terhadap adanya risiko-risiko atau potensi kerugian, karena tak selamanya berinvestasi akan menangguk keuntungan. Contohnya risiko gagal bayar walaupun Pemerintah melalui Undang-Undang telah menjamin pembayaran imbalan dan pokok Sukuk Negara Ritel hingga jatuh tempo. Atau risiko likuiditas ketika ada kemungkinan Anda kesulitan untuk menjual di pasar sekunder saat membutuhkan dana tunai. Risiko lainnya adalah risiko pasar dimana terjadi penurunan harga Sukuk Negara Ritel di pasar sekunder.

Ketika terpapar risiko, misalnya karena terjadi krisis atau apapun yang menyebabkan penurunan harga Sukuk Negara Ritel, jangan langsung panik lalu menjual. Tetap simpan investasi Anda, tunggu hingga jatuh tempo, karena Anda tetap akan mendapatkan imbalan per bulannya. Jika Anda tetap ingin menjualnya, sebaiknya Anda lakukan ketika harga pasar lebih tinggi dibandingkan harga pembelian sehingga Anda tetap akan mendapatkan capital gain.

Masih banyak tips dan solusi menarik lainnya dari BCA. Silakan kunjungi www.bca.co.id dan temukan berbagai informasi yang berguna untuk kita. Atau bisa juga menghubungi Halo BCA di 500888 atau (021) 500888 via ponsel.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

Berita Foto

Terpopuler

Facebook eBanking BCA