Newsroom Blog

Seberapa Siap Gedung di Jakarta Menghadapi Keadaan Darurat?

Ketika listrik padam tiba-tiba pada Rabu, 25 April 2012, sebuah drama yang tidak kecil timbul di sebuah gedung perkantoran di Jl MH Thamrin, Jakarta. Cadangan listrik tidak cukup kuat atau tidak bekerja baik sehingga lampu byar-pet. Beberapa kali sistem suara berbunyi “tes, tes..” tanpa ada isi pengumuman apa pun.

Beberapa orang terjebak dalam lift yang mendadak mati. Dan beberapa orang pingsan karena mencoba menuruni tangga. Hingga Kamis 26 April, tidak ada permintaan maaf — apalagi penjelasan — dari pengelola gedung.

Semua kejadian tak menyenangkan di atas menyalahi prinsip dasar bangunan gedung yang baik, seperti yang diatur dalam Peraturan Daerah DKI Jakarta No 7/2010.

Sebuah gedung semestinya melalui prosedur uji coba (commissioning) sebelum dibolehkan beroperasi. Izin operasi gedung pun harus diperpanjang berkala. Gedung harus diuji ulang sebelum diizinkan beroperasi lagi.

Saya tidak tahu apakah masalah serupa juga ditemui di gedung lain. Tetapi satu gedung saja yang tidak memenuhi syarat selayaknya membuat kita waspada dan mengambil tindakan proaktif.

Bagaimana kita, penduduk sebuah metropolis, ibukota negara besar, dapat memahami bahwa gedung tempat kita bekerja tidak siap menghadapi keadaan darurat? Bagaimana pula para penyewa gedung harus bersikap?

Gedung yang sedang dibahas ini termasuk salah satu gedung tertinggi di Jakarta. Umurnya pun tergolong muda dengan tingkat hunian hampir penuh. Bagaimana gedung itu pada mulanya dapat diizinkan beroperasi? Bagaimana mungkin para penyewanya, yang umumnya adalah perusahaan-perusahaan bergengsi pula, tidak mencari tahu terlebih dahulu tentang syarat-syarat gedung itu?

Saya sangat menganjurkan para penyewa gedung-gedung perkantoran di Jakarta untuk segera bertanya kepada pengelola gedung masing-masing mengenai semua syarat yang seharusnya dipenuhi. Mari minta informasi yang jelas.

Pemerintah Jakarta juga seharusnya segera menurunkan tim untuk memeriksa dengan teliti. Pemeriksaan berulang harus rutin dilakukan, sehingga semua gedung selalu siap. Kita memasuki zaman gedung makin tinggi, teknologi makin canggih. Itu menuntut satu hal setimpal: disiplin yang tinggi pula!

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.