10 Kawasan Hunian Favorit di Jabodetabek

Kawasan BSD City - Anto Erawan

Tak ada yang  meragukan bahwa tahun 2012 adalah tahunnya bisnis properti. Hampir semua proyek properti yang dipasarkan laku keras, terutama di kawasan-kawasan favorit.

Tahun 2012 lalu, Rumah.com mengidentifikasi sepuluh kawasan yang paling banyak diminati konsumen. Dari data tersebut terlihat bahwa kawasan paling diminati adalah kawasan yang telah berkembang dan matang (mature) yang memiliki beragam fasilitas.

Berikut ini adalah 10 kawasan favorit untuk tempat tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) versi Rumah.com:

  1. Bintaro, Jakarta Selatan
  2. Cibubur, Jakarta Timur
  3. BSD, Tangerang
  4. Gading Serpong, Tangerang
  5. Tebet, Jakarta Selatan
  6. Kelapa Gading, Jakarta Utara
  7. Jagakarsa, Jakarta Selatan
  8. Rawamangun, Jakarta Timur
  9. Sunter, Jakarta Utara
  10. Cinere, Jakarta Selatan

Chris Antonius, Presiden Direktur Rumah.com mengatakan, data ini diolah dari pencarian hunian yang dilakukan konsumen di situs Rumah.com selama 2012 lalu. “Sebagai informasi, saat ini Rumah.com memiliki lebih dari 120 ribu iklan (listing) properti yang diakses lebih dari 1,5 juta pengunjung setiap bulan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemilihan lokasi tempat tinggal biasanya dipengaruhi oleh faktor aksesibilitas dan kedekatan hunian dengan fasilitas-fasilitas penunjang, seperti rumah sakit, pusat belanja, sekolah, tempat rekreasi, dan lain-lain. “Konsumen biasanya lebih memilih rumah di kawasan yang sudah berkembang dengan fasilitas lengkap, meski untuk itu mereka harus mengeluarkan uang lebih besar,” tutur Chris.

Sementara itu, pengamat properti Ali Tranghanda mengatakan, Bintaro adalah kawasan yang telah matang dan ramai, sehingga menarik bagi konsumen. “Bintaro adalah kawasan satelit yang sudah jadi, dengan infrastruktur yang bagus,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) ini.

Di sisi harga, imbuhnya, Bintaro saat ini belum over value, sehingga masih berpotensi menghasilkan capital gain. “Bintaro masih menyasar pada segmen menengah dan menengah-atas, dengan harga properti mulai Rp500 jutaan. Dan karena lahan mulai terbatas, maka pengembang di Bintaro mulai berani membangun proyek apartemen dengan harga Rp300 jutaan,” paparnya.