Apa Lebih Hemat: Pancuran atau Bak Mandi?

Beberapa tips menyebutkan, mandi menggunakan pancuran lebih irit air daripada mandi dengan bak dan gayung. Mitos atau fakta?

Jawaban terbaik adalah "tergantung," yakni tergantung waktu yang Anda butuhkan untuk mandi dengan pancuran. Saat mandi dengan bak, irit atau tidaknya tergantung jumlah air dalam bak.

Berdasarkan studi yang dilakukan Aquacraft, rata-rata pancuran mengucurkan air 7,6 liter per menit. Aquacraft mendapati bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan orang untuk mandi adalah 8,88 menit. Artinya, jumlah air yang digunakan untuk sekali mandi sekitar 67,5 liter.

Untuk mandi dengan bak, studi yang sama menunjukkan bahwa ukuran dan jumlah air dalam bak memengaruhi penggunaan air. Ketika bak hanya terisi separuh, orang menghabiskan sekitar 75 liter air. Ketika bak terisi penuh, orang bisa menghabiskan 150-200 liter.

Sementara itu, berdasarkan studi terpisah, Consumer Energy Center melaporkan bahwa sekali mandi dengan bak, orang menggunakan 100-200 liter air. Sementara ketika mandi dengan pancuran selama 8 menit, orang menggunakan 150 liter air. Dengan pancuran yang memiliki pengaturan penggunaan, hanya 75 liter air yang digunakan.

Itulah hasil studi. Sebagian besar orang di Indonesia masih menggunakan bak mandi, meskipun tren penggunaan pancuran mulai meningkat. Apa pun "gaya" mandi yang Anda gunakan, berikut ini adalah beberapa tips.

  1. Gunakan gayung berukuran kecil saat mandi dengan bak.
  2. Kurangi waktu yang Anda pakai untuk mandi.
  3. Kalau pakai pancuran, gunakan kepala pancuran yang memiliki pembatas air.
  4. Ingat ini: hemat air berarti hemat uang.
  5. Bagikan tips ini ke orang lain.