Apakah Anda Dalam Daftar Hitam BI?

Salah satu faktor penyebab gagalnya aplikasi KPR adalah ada atau tidaknya nama seseorang di dalam daftar hitam Bank Indonesia. Daftar tersebut dibuat untuk memuat nama nasabah, baik individu maupun perusahaan, yang terkena sanksi karena telah melakukan tindakan tertentu yang merugikan bank dan masyarakat.

James Sastrowijoyo, seorang konsultan investasi, menjelaskan bahwa riwayat kredit Anda yang jeblok membuat seseorang masuk ke dalam daftar hitam. Contoh yang diberikan James termasuk tagihan kartu kredit tidak dibayar dan pinjaman motor tidak dilunasi.

Tapi ia juga mengingkatkan bahwa hal kecil pun bisa membuat seseorang masuk ke dalam daftar hitam. "Cuma menunggak Rp 6.000 akibat kurang transfer biaya materai pun bisa membuat orang masuk ke dalam daftar hitam," tulisnya di salah satu artikel di blognya.

Bank Indonesia memiliki sistem informasi debitur (SID) yang bisa diakses oleh bank atau lembaga keuangan lain. SID berisi identitas debitur, fasilitas pinjaman yang pernah diterima, jangka waktu pembiayaan, dan kondisi pembayaran dalam dua tahun terakhir.

Ketika seseorang pernah menunggak, apalagi sampai terjadi penyitaan, dalam kredit kendaraan bermotor, orang tersebut akan kesulitan untuk mengajukan kredit lain, seperti KPR. Ada klasifikasi untuk hal seperti ini. Klasifikasi dimulai dari "lancar", "dalam perhatian khusus", "kurang lancar", "diragukan", dan "macet".

Sebelum menyetujui aplikasi, bank atau lembaga keuangan lain akan melihat SID sebagai salah satu pertimbangan. Bank tidak serta merta menolak aplikasi ketika status di SID. "Tiap bank atau lembaga pembiayaan akan mempertimbangkan aspek-aspek lain sesuai dengan kebijakan mereka," jelas James.

James menyarankan agar Anda tidak membiarkan ada tagihan macet walaupun jumlahnya tidak seberapa.