Menyiasati Ruangan Berhadapan dengan Fengsui

Pintu ruang yang saling berhadapan kerap dianggap kurang baik. Padahal pendapat itu tidak sepenuhnya benar. Berikut ini adalah keterangan dari ahli fengsui Sidhi Wiguna Teh.

"Pendapat yang mengatakan pintu yang berhadapan akan saling menarik chi adalah pendapat yang salah," kata Sidhi, "karena hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih atau menata ruangan adalah kesesuaian ruangan dengan penghuninya, dalam hal ini hitung-hitungan secara fengsui."

Menurut ahli fengsui ini, ada beberapa cara untuk menyesuaikan sebuah ruangan dengan penghuninya, salah satunya adalah dengan perhitungan kua yang didasari waktu kelahiran seseorang. Jika pengaturan sebuah ruangan, baik letak meja kerja atau arah pintu cocok dengan perhitungan kua si penghuni, maka ruangan tersebut baik buat si penghuni, kendati pintu ruangan tersebut berhadapan dengan pintu ruangan lain.

Sidhi memberi ilustrasi, pintu ruang A berhadapan langsung dengan pintu ruang B. Selama ruangan cocok dengan masing-masing penghuninya secara fengsui, tidak akan ada efek negatif bagi setiap penghuni.

"Yang menjadi masalah adalah jika penghuni ruang A tidak cocok di ruangannya, sementara penghuni ruang B cocok dengan ruangannya, maka produktivitas penghuni ruang A akan kalah dibanding produktivitas penghuni ruang B," jelasnya. Hal ini berlaku pada kamar tidur, ruang kantor, atau unit apartemen dan rumah susun. Jika si penghuni sudah mendapat arah yang cocok, maka tidak akan menjadi masalah.

Hindari Toilet, Dapur, dan Poison Arrow
"Yang perlu diperhatikan adalah, hindari ruangan kerja atau kamar tidur yang berhadapan dengan pintu toilet atau pintu dapur. Pasalnya, energi yang ada di kedua ruangan ini adalah energi negatif dan memiliki yin yang besar," imbuh Sidhi.

Jika ruangan tersebut sudah terlanjur berhadapan dengan toilet atau dapur, sebaiknya pintu dipindah. Pemindahan pintu juga mesti diperhatikan. Ada sebagian orang yang tidak mau pintunya berhadapan dengan pintu di depannya, kemudian pintunya digeser sedikit, sehingga ambang pintu yang satu berhadapan dengan kusen pintu di depannya.

Hal ini justru lebih buruk, karena posisi ini akan menghasilkan poison arrow. Walaupun masing-masing ruangan sudah cocok dengan pemiliknya, hal ini tetap tidak baik, karena poison arrow mengaktifkan efek negatif.

Cara yang paling baik adalah menggeser pintu hingga berhadapan dengan dinding. Selain dihasilkan dari kusen, poison arrow bisa terjadi akibat sudut tajam, ujung tembok, atau bentuk rak yang seperti pisau.