Musim Hujan Tiba, Persiapkan Hunian Anda!

RumahCom - Hujan mulai turun hampir setiap hari. Apakah rumah Anda bocor atau tergenang air? Jika demikian, mungkin Anda belum memerhatikan beberapa hal penting ini.

"Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah mengecek kondisi atap dan plafon rumah secara berkala, terutama saat memasuki musim hujan seperti sekarang ini. Jika ditemukan adanya tetesan air dari plafon dan atap yang rusak, harus segera diperbaiki," demikian penjelasan Ardiansyah Basha, arsitek dari Evolver Architect kepada Rumah.com.

Ardiansyah menjelaskan, ada beberapa bagian rumah yang harus diperhatikan:

Atap
bentuk atap pelana atau perisai lebih tahan terhadap hujan lebat dibandingkan atap datar/dak beton. "Jika terjadi kebocoran, atap dak beton lebih sulit untuk dideteksi, karena lokasi retak di atas dan di bawah atap bisa berbeda posisinya," jelasnya.

Perbaikan atap dapat menggunakan lem karet silikon yang biasa dipakai sebagai lem akuarium. Perekat untuk akuarium dapat mengering dengan cepat dan karet silikon mempunyai sifat anti air yang cukup efektif. Tutuplah bagian bocor dengan lem akuarium dan ratakan. Setelah tiga jam, lem akan mengering dan Anda bisa mengecat ulang plafon.

Dinding Luar
Rembesan air hujan menjadikan dinding lembap. Menyisakan bercak seperti ompol. Langkah pertama, cari dulu biang keladinya. Jika sumber awal ini tidak ditemukan, perbaikan apapun yang dilakukan pada permukaan dinding, mungkin tidak akan banyak berguna. Beberapa penyebab dinding rembes, antara lain, karena air yang jatuh dari atap tidak langsung mengalir ke talang.

Jika dinding luar dilapisi cat, pastikan proses pengecatan awal telah sempurna. Apabila proses ini telah terpenuhi, namun dinding masih terus 'ngompol', selidiki lapisan plester dinding luar.

Bila lapisan ini tidak sempurna, perbaiki dan cat ulang dinding luar dengan proses terbaik. Sementara itu, 'ompol' pada dinding interior otomatis berkurang dan berhenti jika sumber masalah teratasi.

Dinding Dalam
Untuk dinding interior, penyelesaian masalahnya adalah sebagai berikut:
1) Permukaan dinding yang rusak harus dikerok.
2) Gunakan Ampelas untuk meratakan.
3) Lapisi permukaan dinding dengan cat yang berbasis solventbase sealer.
4) Cat dinding interior dengan cat bermutu terbaik yang ada di pasaran.

Saluran Air
Cara paling umum untuk mengatasi saluran air yang tersumbat, yaitu dengan menggunakan cairan pembersih.  Beli cairan pembersih sumbatan, tuangkan ke dalam saluran air, diamkan beberapa saat, dan biarkan cairan tersebut bekerja. Pilihan ini mungkin nyaman dan mudah, tetapi memiliki kekurangan, karena mengandung beberapa bahan kimia yang beracun dan berbahaya.

Soda Api juga bisa menjadi alternatif penyelesaian masalah air tersumbat. Bahan ini dapat dibeli di toko bahan bangunan, namun gunakan sarung tangan saat menggunakannya. Masukkan soda api ke dalam saluran lubang pipa dan biarkan untuk beberapa saat, hingga suara gemuruhnya tidak terdengar. Kemudian, basuh dengan air. Lakukan sebulan sekali agar pipa tidak tersumbat lagi.

Anto Erawan
antoerawan@rumah.com