Bloomberg pertimbangkan bertarung di pemilihan presiden Demokrat 2020

Oleh Ginger Gibson dan James Oliphant

WASHINGTON (Reuters) - Mantan Walikota New York City Michael Bloomberg sangat mempertimbangkan untuk menerima pencalonan presiden AS 2020 dari partai Demokrat. Langkah itu dapat benar-benar mengubah pertarungan yang tinggal tiga bulan sebelum pencalonan tahap pertama.

Bloomberg, jutawan tokoh media dan filantropis yang menjabat tiga periode sebagai wali kota kota terbesar di Amerika Serikat tersebut, skeptis ada kader Demokrat yang dapat mengalahkan Presiden Republik Donald Trump dalam pemilihan umum tahun depan, kata juru bicara.

"Mike semakin khawatir bahwa pertarungan para bakal calon saat ini tidak dalam posisi yang bagus untuk mengalahkan Trump", juru bicara Bloomberg Howard Wolfson mengatakan dalam pernyataan.

Bloomberg (77) diperkirakan pekan ini akan mengajukan dokumen untuk mencalonkan diri dalam pemilihan pendahuluan bakal calon presiden partai Demokrat di Alabama. Negara bagian itu memiliki tenggat waktu lebih awal untuk kualifikasi pemungutan suara. Langkah itu memungkinkan tetap terbukanya peluang menduduki Gedung Putih, kata sumber yang akrab dengan pemikiran Bloomberg kepada Reuters.

Kader Demokrat, yang sekarang berjumlah 17 kandidat, telah mengerucut menjadi empat pesaing utama menurut jajak pendapat saat ini: Senator AS Elizabeth Warren dan Bernie Sanders, mewakili sayap partai yang progressif, mantan Wakil Presiden Joe Biden dan Walikota Pete Buttigieg, dari South Bend, Indiana, mewakili sayap yang lebih moderat.

Bloomberg, chief executive officer dan pendiri Bloomberg L.P., menjabat wali kota New York dari tahun 2002 hingga 2013 dan advokat terkemuka serta dermawan bagi isu-isu perubahan iklim dan kekerasan senjata.

"Jika Mike memimpin, dia akan menawarkan pilihan baru kepada Demokrat dengan keunikan sebagai pemegang rekor terpanjang dalam memerintah kota terbesar di Amerika, membangun bisnis dari nol dan sebagai filantropis yang punya dampak besar, dia menghadapi beberapa tantangan terberat Amerika," kata Wolfson.

"Mike mampu bertarung dengan Trump dan menang," kata Wolfson.

Ketika ditanya tentang Bloomberg dalam wawancara Fox News Channel, juru bicara Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan Trump telah berhasil dan melakukan hal-hal besar bagi rakyat Amerika, jadi tidak masalah siapa yang akhirnya maju untuk melawannya - presiden akan menang."


ALTERNATIF MODERAT

Bloomberg mengkritik Warren dan rencananya untuk mengajukan pajak pada orang super kaya jika ia terpilih sebagai presiden. Pajak itu mendanai program-program mulai dari perawatan kesehatan universal hingga biaya kuliah gratis. Jika Bloomberg memasuki pertarungan, ia kemungkinan akan bersaing dengan kandidat seperti Biden dan Buttigieg sebagai alternatif moderat untuk progresivisme kerakyatan yang ditawarkan Warren.

Tetapi dia kemungkinan akan menghadapi jalan yang sulit dari sayap liberal partai yang mempermasalahkan uang perusahaan dalam politik dan ketidaksetaraan pendapatan di Amerika.

Tom Steyer, miliarder dan calon dari California yang menjadikan perubahan iklim sebagai inti dari kampanyenya, telah menghabiskan jutaan dolar namun pencalonannya merosot seiring kritik dari para pesaingnya karena mencoba membeli dukungan untuk maju di pemilihan.

"Semakin banyak miliarder yang mengumpulkan kekuatan politik tentu bukanlah perubahan yang dibutuhkan Amerika," kata manajer kampanye Sanders, Faiz Shakir.

Elizabeth Warren menanggapi berita persiapan Bloomberg itu dengan men-tweet kepada Bloomberg sambil menyertakan tautan jumlah yang akan ia bayar atas pajak kekayaannya.

Bloomberg, menurut Forbes termasuk orang Amerika terkaya peringkat kedelapan dengan perkiraan nilai $ 53,4 miliar, sebagian besar dana kampanyenya berasal dari kantong sendiri, dan kemungkinan dia akan mengajukan pencalonannya dengan segera. Tetap saja, dia harus membangun suatu organisasi dari berbagai negara bagian dengan cepat.

Pada usia 77 tahun ini, ia akan menjadi kandidat tertua kedua di antara pesaing Demokrat, setelah Sanders yang berusia 78 tahun. Biden berusia 76 tahun dan Warren berusia 70 tahun. Di sisi Republik, Trump berusia 73 tahun.

Kaukus Iowa, kontes nominasi pertama pada kalender utama Demokrat, akan diselenggarakan pada 3 Februari.

(Pelaporan oleh Ginger Gibson dan James Oliphant; pelaporan tambahan oleh Eric Beech, Steve Holland dan Simon Lewis; pengeditan oleh Leslie Adler dan Kenneth Maxwell)