BLT Subsidi Upah 2021 Tak Ada Lagi, Jokowi Disurati

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta BLT subsisi upah atau bantuan subsidi upah tahun 2021 tak ada lagi karena tidak ada dalam ABPN 2021. Meski begitu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bisa saja diteruskan tergantung dari Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartatno.

"Sementara, memang di APBN 2021 BSU tidak dialokasikan. Nanti dlihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/1)

Hal itu direspons oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Ia menilai sebaiknya program subsidi gaji atau subsidi upah dilanjutkan karena program ini sangat membantu menjaga daya beli buruh.

Dengan adanya bantuan atau subsidi upah, akan menjadi buffer atau penyangga buruh dan keluarganya bertahan hidup. Terlebih di tengah pandemi yang belum usai.

Menyurati Presiden Jokowi

ilustrasi bekerja di kantor | pexels.com/@olly
ilustrasi bekerja di kantor | pexels.com/@olly

"Ke depan, KSPI memprediksi ledakan PHK jutaan buruh akan terjadi di semua sektor industri termasuk industri baja dan semen," kata Said Iqbal melansir dari Liputan6.com.

Selain dilanjutkan, ia juga berharap kepesertaan program ini diperluas, termasuk untuk buruh yang tidak terdaftar di dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga akan semakin banyak buruh yang menerima subsidi upah tersebut.

Said Iqbal juga mengungkapkan jika KSPI akan segera mengirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan program tersebut.

Simak video berikut ini

#Elevate Women