Blue Bird akan Lepas 40 Persen Sahamnya Ke Publik

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Tempo
    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Blue Bird Group berencana melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di pasar modal.
Dengan rencana ini, Blue Bird akan melepas sekitar 20-40 persen dari Jumlah modal saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Vice Presiden Central Operational Blue Bird, Sigit P Djokosoetono mengatakan, dalam IPO nanti Perseroan akan menggunakan laporan keuangan akhir tahun 2012, dan di targetkan akan listing segera listing di semester pertama tahun 2013.

Sigit juga mengungkapkan, Perseroan akan memelakukan beauty contest terhadap 3-4 penjamin emisi (underwriter) untuk mendukung pelaksanaan IPO nanti.

"Bulan ini atau bulan depan akan kami adakan beauty contest untuk memilih underwriter. Sudah banyak Sekuritas yang mau menangani IPO ini, baik Sekuritas Asing maupun Lokal. Kami akan memilih 3-4 Sekuritas sebagai underwriter atas IPO yang kami akan laksanakan ini," ujarnya di Jakarta (12/11/2012).

Menurutnya, alasan melaksanakan IPO dimaksudkan untuk menerapkan good corporate governance (GCG), efisiensi, dan mayoritas untuk pengembangan usaha Perseroan. Namun ia belum bisa menyebutkan, berapa lembar saham dan target dana yang akan diperoleh dari hasil IPO.

"Kami belum bisa sebutkan target dana yang akan diperoleh dalam IPO nanti. Mayoritas dananya akan kami gunakan untuk pengembangan bisnis kami, seperti penambahan armada," ungkapnya.

Sigit juga menyampaikan, bahwa Perseroan berencana menambah 10.000 unit kendaraan (taksi) pada tahun 2013 mendatang.

"Penambahan taksi akan kami mulai awal Januari 2013. Untuk dananya kami perkirakan 1 taksi sebesar Rp 160 jutaan. Jadi dana untuk penambahan taksi tersebut total sekitar Rp 1,6 triliun," jelasnya.

Saat ditanya, apakah target dana hasil IPO akan sama dengan kebutuhan dari penambahan taksi tersebut. Sigit menjawab, tidak.

"Kan penambahan taksi dimulai awal Januari 2013, dan IPO dilaksanakan di semester I tahun depan, jadi nanti penambahan taksi dulu baru IPO. Paling dana hasil IPO-nya buat sisa rencana penambahan taksi kami yang sudah berjalan," tandasnya.

Ia juga mengatakan, Perseroan akan fokus pengembangan usaha di kota-kota besar, seperti Medan, Palembang, dan Pekan baru. "Hal ini karena banyak sekali permintaan di Sumetera dan Pulau - pulau  lainnya," katanya. (*)

BACA JUGA:

  • Tahun Depan ASSA Tambah 4 Kantor Cabang
  • Proyek Listrik 10.000 MW Sudah Kacau dari Awa...
  • Dahlan Iskan Ditegur DPR Gara-gara Tidak Menc...
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...