Blusukan ke Kampung Kumuh di Bogor, Menko PMK Temukan Banyak Warga Belum Dapat Bansos

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy berkunjung ke Kampung Bongol kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Minggu (24/4). Daerah itu merupakan satu daerah kantong kemiskinan ekstrem.

Dalam kunjungan itu, Muhadjir masih menemukan banyak warga Kampung Bongol yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Padahal mereka layak untuk menerimanya.

"Kampung Bongol ini merupakan daerah slum atau kampung kumuh tempat konsentrasi kemiskinan ekstrem namun, masih banyak warganya yang belum mendapatkan bantuan sosial," kata Muhadjir.

Dia berjanji akan berkoordinasi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto untuk memperbaiki penyaluran bansos. Hal itu dilakukan agar tepat sasaran kepada warga yang berhak menerimanya dan melakukan penataan rumah tinggal di kampung tersebut.

"Kemudian kita akan coba berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dan Kemensos untuk pemerataan penyaluran bansos lalu dengan Kementerian PUPR untuk diadakan semacam penataan rumah tinggal di tempat ini," ujar dia.

Selain penyaluran bansos, menurut Muhadjir, perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat supaya dapat hidup dengan mandiri sehingga ke depan dapat keluar dari zona kemiskinan ekstrem. Dia pun memerintahkan Bima Arya untuk melakukan pemberdayaan itu.

Sementara itu, Bima Arya merespon dengan baik terkait penataan lingkungan Kampung Bongol serta pemberdayaan masyarakat secara komprehensif dan integratif. Dia berjanji akan bertanggung jawab.

"Pemkot Bogor agar bertanggung jawab untuk pemberdayaan ekonomi warganya serta memfasilitasi melalui jalur UMKM kemudian juga PKK untuk mengedukasi warga agar bisa mengatasi masalah-masalah utamanya terkait kesehatan dan pendidikan," kata Bima Arya.

Baca juga:

Presiden Jokowi Bagikan Bansos saat Ngabuburit di Pasar Bogor
Pemerintah Pangkas Anggaran Kesehatan dan Perlindungan Sosial Mulai 2023
Sri Mulyani Pangkas Anggaran Perlindungan Sosial Jadi Rp349 Triliun untuk 2023
Cegah Inflasi, Bansos Tiga Bulan ke Depan Dirapel pada April 2022
Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp431 Triliun untuk Perlindungan Sosial
Pemerintah Bakal Guyur Bansos dan Subsidi Redam Dampak Kenaikan Harga BBM Hingga LPG
Ma'ruf Akui Bansos Belum Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat
[gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel