BMKG Catat Ada 15 Gempa Susulan dengan Magnitudo Terbesar M4.0

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 15 kali gempa susulan usai gempa magnitudo 5,6, Senin (21/11) pukul 13.21 WIB. Dalam pemutakhirannya, BMKG memastikan pusat gempa berada di Kabupaten Sukabumi, setelah sebelumnya tertulis Cianjur.

"Hingga pukul 14.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 15 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4.0," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya kepada wartawan.

BMKG meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," lanjut Daryono.

Hingga berita ini tayang, sudah ada laporan kerusakan sejumlah bangunan di Cianjur. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

"(Kerusakan) seperti rumah dan toko juga dampak longsor di wilayah Cianjur yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," pungkasnya. [cob]