BMKG Deteksi 91 Titik Panas Tersebar di 16 Wilayah Sumut

Merdeka.com - Merdeka.com - Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, mendeteksi 91 titik panas (hotspot) yang tersebar di 16 daerah di Sumatera Utara (Sumut), Selasa (19/7). Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Terdapat 91 titik panas di Sumut dengan tingkat kepercayaan sedang berdasarkan pantauan sensor modis (Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20)," kata prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Endah Paramita.

Endah memerinci puluhan titik panas itu berada di 16 daerah yakni Asahan (5 hotspot), Dairi (12 hotspot), Deli Serdang (2 hotspot), Humbang Hasundutan (9 hotspot), Karo (2 hotspot), Labuhanbatu (4 hotspot), Mandailing Natal (4 hotspot), dan Padang Lawas (9 hotspot).

"Sementara di Padang Lawas Utara (1 hotspot), Samosir (12 hotspot), Serdang Bedagai (2 hotspot), Sibolga (2 hotspot), Tapanuli Selatan (4 hotspot), Tapanuli Tengah (9 hotspot), Tapanuli Utara (12 hotspot), dan Toba (2 hotspot)," sebutnya.

Bukan hanya terkait lokasi titik panas. BMKG juga memprediksi sejumlah wilayah Sumatera Utara berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang, seperti di Langkat, Deli Serdang, Binjai, Lubuk Pakam, Karo, dan Medan.

"Malam hari berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di Langkat, Binjai, Deli Serdang, Karo, Simalungun, Pematang Siantar, Samosir, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Humbang Hasundutan, Toba, Padang Sidempuan, Padang Lawas, Tapanuli Utara, dan Dairi," pungkas Endah. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel