BMKG: Gempa Hari Ini Getarkan 3 Wilayah di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Gempa hari ini kembali terjadi di Indonesia. Sampai dengan pukul 19.00 WIB, setidaknya ada tiga lindu yang mengguncang Nusantara.

Informasi mengenai gempa ini dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) www.bmkg.go.id, Senin (15/6/2020).

Gempa pertama pada hari ini terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara. Lindu tersebut terjadi pagi tadi sekira pukul 09:50:40 WIB.

Setelah itu, gempa menggetarkan wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara siang tadi pada pukul 11:15:44 WIB. Gempa ketiga mengguncang Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Maluku pukul 17:36:24 WIB.

Berikut tiga gempa yang terjadi hari ini di Indonesia dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 

Boltim

Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Pagi tadi pukul 09:50:40 WIB, gempa menggetarkan wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara.

Pusat gempa berada di laut 61 kilometer barat daya Tutuyan, Boltim. Lindu ini berkekuatan magnitudo 4,5 dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter gempa berada pada titik 0.21 Lintang Utara-124.56 Bujur Timur.

 

Halmahera Utara

Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)

Kemudian, gempa kedua hari ini terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Lindu ini terjadi pada pukul 11:15:44 WIB.

Episenter gempa berada pada titik 1.37 Lintang Utara-128.04 Bujur Timur.

Pusat gempa berada di laut 22 kilometer tenggara Halmahera Utara. Gempa ini berkekuatan magnitudo 5,7 dengan kedalaman 97 kilometer.

Buru

Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)

Gempa berkekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Airbuaya, Buru, Maluku pada pukul 17:36:24 WIB. Gempa dengan kedalaman 26 km itu tidak berpotensi tsunami.

BMKG melaporkan, pusat gempa berada di laut 52 km barat daya Airbuaya, Buru atau pada koordinat 3.27 lintang selatan dan 125.97 bujur timur. 

Gempa dirasakan di wilayah Airbuaya dengan skala II-III MMI. 

Antisipasi Gempa Bumi

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi. 

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung. 

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran. 

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi. 

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi. 

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi..

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. 

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan. 

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air. 

Saat Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan. 

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah. 

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran. 

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami. 

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempabumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda. 

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan. 

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan. 

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada. 

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. 

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi. 

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: