BMKG: Gempa Mentawai Dirasakan Sebagian Warga di 7 Wilayah

Bayu Nugraha, Andri Mardiansyah (Padang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis, gempa bumi tektonik magnitudo 5.8 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M=5.7 dengan episenter terletak pada 1.77 Lintang Selatan dan 99.12 Bujur Timur atau tepatnya 59 kilometer arah Barat Laut Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 36 kilometer, dirasa oleh sebagian warga di tujuh wilayah di Sumatera Barat yakni, Painan, Padang, Pariaman, Kabupaten Agam, Bukittinggi, Kota Padang Panjang dan Kota Payakumbuh.

“Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Painan, Padang, Pariaman, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang dan Payakumbuh. Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno, Jumat 5 Maret 2021.

Menurut Bambang, merujuk kepada lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lindu yang terjadi ini merupakan jenis lindu dangkal yang terjadi akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Hingga pukul 15.00 WIB tadi, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

“Meski demikian, kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, juga agar menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa (apabila ada). Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup aman dan tahan gempa,” kata Bambang.

Baca juga: Gempa 5,8 SR Guncang Mentawai, Sebagian Warga Berhamburan Keluar Rumah