BMKG Imbau Warga Pesisir Jawa Timur Jauhi Pantai Jika Ada Gempa Susulan yang Kuat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengimbau agar warga yang berada di wilayah pesisir Jawa Timur untuk melakukan evakuasi mandiri apabila terjadi gempa susulan yang berkekuatan kuat.

"Masyarakat Jawa Timur, masyarakat pesisir diimbau untuk waspada. Karena jika terjadi guncangan yang signifikan lebih baik melakukan evakuasi mandiri. Ini sebuah kesiapsiagaan," kata Daryono dalam konferensi pers, Sabtu (10/4/2021).

Salah satunya, menurut dia, warga diminta segera meninggalkan pantai apabila terjadi gempa susulan yang berkekuatan kuat.

"Masyarakat harus memahami evakuasi mandiri, jika terjadi guncangan kuat dan kita berada di pesisir pantai lebih baik segera meninggalkan pantai," jelas Daryono.

BMKG saat ini memantau kemungkinan kembali terjadinya gempa susulan, usai gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Kota Malang Jawa Timur, Sabtu pukul 14.00 WIB. Sejauh ini, sudah terjadi tiga kali gempa susulan yang masing-masing bermagnitudo 3,1, 3,8, dan 3,6.

"Kita masih memantau gempa susulan karena kita tidak tahu setelah ini memang meluruh dan habis karena kita mencatat Baru 3 gempa susulan yang berkekuatan lebih kecil. Tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan jika itu kemungkinan gempa yang lebih besar," kata Daryono.

Tetap Waspada

Untuk itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tenang terhadap potensi gempa susulan.

Menurut Daryono, masyarakat harus memahami langkah-langkah melakukan evakuasi mandiri apabila terjadi bencana.

"Itu sebuah langkah yang lebih tepat dalam mitigasi karena kita memiliki golden time atau waktu penyelamatan yang cukup, yang efektif untuk keselamatan masyarakat pesisir," kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: