BMKG: Indonesia Diguncang 6 Kali Gempa Signifikan Hari Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan enam kali gempa bumi signifikan menggucang Indonesia hari ini, Kamis (8/9). Enam kali gempa ini terjadi di wilayah yang berbeda.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Daryono mengatakan, gempa pertama terjadi di Bengkulu dengan magnitudo 5,4. Kedua, mengguncang Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara bermagnitudo 5,2.

Ketiga, gempa bumi dengan magnitudo 4,7 melanda Nias, Sumatra Utara. Keempat, Pangandaran bermagnitudo 4,2. Disusul Papua dengan magnitudo 4,7. Keenam, Yogyakarta, parameter gempa terupdate bermagnitudo 5,2.

"Hari ini sejak dini hari hingga siang wilayah Indonesia sudah diguncang enam kali gempa signifikan yang dirasakan warga," kata Daryono kepada merdeka.com, Kamis (8/9).

Daryono mengaku belum mengetahui pasti penyebab rentetan gempa signifikan menggucang Indonesia hari ini. Dia hanya memastikan, gempa signifikan terjadi pada zona sumber aktif.

"Masih sulit dijelaskan. Yang pasti, events itu ada di zona sumber gempa aktif sehingga wajar jika terjadi gempa," jelasnya.

Gempa M 5,2 Yogyakarta

Khusus gempa bumi dengan magnitudo 5,2 yang mengguncang Yogyakarta dipicu aktivitas deformasi kerak bumi di zona outer rise. Gempa yang terjadi pada pukul 14.01 WIB ini merupakan jenis dangkal.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,55° LS ; 109,64° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 246 Km arah Selatan Kota Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 9 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi di zona outer rise," katanya melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Kamis (8/9).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi bermagnitudo 5,2 ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault). [tin]