BMKG: Kamis 12 November 2020, Gempa Getarkan Dua Wilayah Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gempa kembali menggetarkan wilayah Indonesia pada hari ini, Kamis (12/11/2020), berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Hingga pukul 19.00 WIB, BMKG melalui laman resminya www.bmkg.go.id melaporkan, ada dua gempa yang goyangkan Nusantara hari ini.

Pada pukul 10:48:40 WIB, gempa pertama hari ini terjadi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lindu tersebut berkekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 24 kilometer.

Kemudian Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur juga turut digetarkan gempa. Lindu ini terjadi pada pukul 14:54:30 WIB.

Berikut informasi mengenai dua gempa tersebut yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

Kodi

Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)
Hari ini, Jumat, 30 Desember 2016, gempa guncang Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. (Ilustrasi Gempa: cdn.abclocal.go.com)

Gempa pertama pada hari ini terjadi pada pukul 10:48:40 WIB di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Episenter lindu berada pada garis Lintang -9.53 dan Bujur 118.17.

Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 dengan kedalaman 24 kilometer. Pusat gempa berada 90 kilometer barat laut Kodi, Sumba Barat Daya.

Kupang

Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)

Kemudian Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur juga turut digetarkan gempa.

Lindu yang berkekuatan magnitudo 2,1 dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi pada pukul 14:54:30 WIB.

Pusat gempa berada di darat 39 kilometer barat daya Kabupaten Kupang.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: