BMKG Sebut 25 Kali Gempa Susulan Guncang Cianjur

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut terjadi 25 kali gempa susulan usai gempa bermagnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat. Gempa pertama terjadi hari ini sekitar pukul 13.21 WIB.

"Hasil monitoring BMKG adanya 25 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4 dan yang terkecil 1,8 magnitudo," ujar kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers, Senin (21/11).

Dwi menyebut, ada 15 wilayah yang merasakan guncangan gempa selain Cianjur. Skala guncangan juga bervariatif.

Data Korban Gempa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 5,6 di Cianjur sampai pukul 15.45 Wib sebanyak 14 orang.

"Korban jiwa sudah ada 14 orang meninggal dunia," ujar Kepala BNPB, Suharyanto dalam jumpa pers virtual, Senin (21/11).

Menurut dia, korban meninggal dunia kemungkinan masih akan bertambah. Sementara untuk korban luka-luka sebanyak 17 orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut pihaknya hingga kini masih mendata kerusakan akibat gempa magnitudo 5,6 di Cianjur.

Menurut Abdul, berdasarkan data yang dia terima dari BPBD Cianjur, terdapat beberapa rumah yang mengalami kerusakan. Tak hanya rumah, menurut dia RSUD Kabupaten Cianjur turut mengalami kerusakan akibat gempa.

"Di samping bangunan rumah, Pusdalops mendapatkan laporan pondok pesantren rusak berat 1 unit, dan RSUD Cianjur rusak sedang 1," ujar Abdul dalam keterangannya, Senin (21/11).

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas publik. Namun dia menyebut masih mengidentifikasi lebih lanjut tingkat kerusakannya.

[tin]