BMKG Ungkap Jenis Gempa yang Terjadi di Malang

·Bacaan 1 menit
Pulau Bali kembali diguncang gempa pada Kamis (23/8/2018) dan guncangannya terasa hingga sampai ke Lombok. (Ilustrasi: iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Kota Malang, Jawa Timur pada hari ini, Sabtu (10/4/2021).

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, apa yang terjadi di Malang adalah jenis gempa bumi menengah. Yang artinya gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.

Adapun ini yang disebabkan aktivitas subduksi atau adanya aktivitas terhadap lempengan di wilayah kerak bumi.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," kata Bambang dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Dia juga menyebutkan, gempa yang terjadi di Malang ini tak berpotensi tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap Bambang.

Dia juga menuturkan, hingga pukul 14.25 WIB belum terjadi gempa susulan.

"Hasil monitoring BMKG, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," kata Bambang.

Minta Masyarakat Tetap Tenang

Bambang menyebut, menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Bambang.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: