BMTH dan Evanescence Akhiri Konflik dengan sebuah Kolaborasi

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Dua band rock sempat tersangkut permasalahan mengenai hak cipta karya. Mereka adalah band rock asal Inggris, Bring Me the Horizon (BMTH) yang diduga melakukan pengambilan sampel secara ilegal dari karya Evanescence.

Oli Sykes, vokalis BMTH mengakui adanya kemiripan di lagu mereka berjudul Nihilist Blues. Karenanya saat tuntutan dari Amy Lee dkk datang, Oli tak memberi perlawanan apapun.

"Lagu kami terdahulu dituntut oleh mereka. Di lagu Nihilist Blues, kami meniru salah satu verse mereka. Itu terjadi secara tak sadar, tapi saat klaim itu datang kami merasa tak perlu memberi argumen lebih jauh," kata Oli Sykes kepada NME, dilansir dari Aceshowbiz (2/11).

Selesaikan Masalah

Amy Lee `Evanesence` (Foto: thedeadhub.com)
Amy Lee `Evanesence` (Foto: thedeadhub.com)

Kasus tersebut nyatanya tak berlarut dan diselesaikan dengan kesepakatan bersama. Bring Me the Horizon sepakat untuk menuliskan Amy Lee dalam kredit sebagai penulis lagu.

"Management mereka lalu bilang, 'Amy suka sekali dengan band kalian, dan berharap bisa kolaborasi', Dari situlah kerja sama ini bermula," katanya lagi.

Jalin Hubungan Baik

Tak lama setelah kasus itu mereda, Bring Me the Horizon dan Evanescence menjalin hubungan baik. Mereka pun mengajak Amy Lee untuk berkolaborasi di lagu teranyar, berjudul One Day the Only Butterflies Left Will Be in Your Chest as You March to Your Death.

Karakter Amy dirasa paling cocok untuk memberi nyawa di lagunya. Hal itu pun terbukti, dan lagu ini jadi momentum bangkit Bring Me the Horizon di tengah ketatnya persaingan di industri dengan hadirnya nama-nama baru.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini