BMW Belum Mampu Goyahkan Dominasi Mercedes-Benz

Liputan6.com, Jakarta - Awal pekan lalu, BMW mengumumkan menang atas pesaing terberatnya, Mercedes-Benz sebagai pabrikan mobil mewah paling laris di Amerika Serikat. Jenama Bavarian ini, berhasil menjual sebanyak 324.826 unit.

Secara total, BMW menjual 2,17 juta unit secara global di tahun lalu. Namun, hal tersebut belum cukup mengalahkan penjualan Mercedes-Benz di sepanjang 2019, yang menyentuh angka 2,34 juta. Sedangkan Audi membuntuti kedua pesaingnya, dengan 1,85 juta unit mobil terkirim tahun lalu.

 

Penjualan yang kuat Mercedes-Benz sendiri disumbangkan pasar Jerman, Cina, dan Amerika Serikat berkat permintaan yang kuat untuk SUV dan sedan mewah. Sementara permintaan di Cina naik 6,2 persen dengan konsumen memesan lebih dari 700 model Maybach per bulan lalu. Demikian dilansir Autonews, Senin (13/1/2020).

"Rekor kesembilan berturut-turut menggarisbawahi sekali lagi permintaan yang kuat untuk Mercedes-Benz," jelas Bos Daimler, Ola Kallenius.

Lanjutnya, 2019 merupakan tahun tantangan besar bagi industri otomotif. Dua tahun ke depan, merupakan tanda untuk transformasi industri otomotif.

"Dalam lingkungan yang menantang ini, kami bermaksud untuk lebih meningkatkan penjualan unit kami dan menetapkan arah untuk daya saing jangka panjang. Dengan investasi dalam teknologi baru dan pertumbuhan penjualan yang menguntungkan, kami membuka jalan bagi Mercedes-Benz untuk memimpin pasar mewah global sebagai pelopor kemewahan berkelanjutan juga di era mobilitas," terangnya.

Secara keseluruhan, Mercedes mempertahankan kepemimpinan pasar untuk segmen mewah di beberapa pasar dunia, seperti Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, Belgia, Swiss, Polandia, Portugal, Korea Selatan, Jepang, Australia, Thailand, Vietnam, Singapura, Singapura, Kanada dan Afrika Selatan.

BMW Lebih Laris Dibanding Mercedes-Benz, Ini Rahasianya

Tahun lalu menjadi masa yang sulit bagi industri otomotif secara keseluruhan. Namun, BMW sepertinya telah melewati badai tersebut dengan baik, setidaknya di pasar Amerika Serikat.

Seperti dilansir Paultan, pabrikan asal Jerman ini telah mengalahkan pesaing beratnya sesama Bavarian, yaitu Mercedes-Benz sebagai merek mobil mewah terlaris. Setahun lalu, BMW menjual 324.826 unit, atau naik 4,4 persen dari tahun lalu yang hanya terjual 311.014 unit.

Penjualan yang moncer tersebut didukung dengan banyaknya varian SUV yang baru, seperti X3, X5, dan X7. Model terbaru G20 3 Series yang baru juga menjadi sedan premium terlaris di Negeri Paman Sam, sejak diluncurkan pada Februari 2019.

"Kami telah berbicara banyak selama dua tahun terakhir tentang memiliki pembaruan produk yang tepat untuk pasar, dan kami percaya bahwa dengan semua peluncuran terbaru kami, kami baru saja melakukannya," kata Presiden dan CEO BMW Amerika Utara, Bernhard Kuhnt.

"BMW memiliki portofolio produk termuda dan paling menarik di segmen ini," tegasnya.