BNI dukung pengembangan UMKM Maluku, akselerasi pemulihan ekonomi

·Bacaan 1 menit

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Wilayah 07 Makassar (Sulsel-Sulbar-Sultra-Maluku) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk mempercepat pembangunan, khususnya pengembangan UMKM yang berorientasi ekspor sebagai upaya mendorong percepatan pemulihan ekonomi setempat.

Pemimpin BNI (Persero) Wilayah 07 Hadi Santoso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung program-program yang dicanangkan oleh Pemprov Maluku dalam rangka mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pengembangan UMKM dengan memberikan pendampingan dan fasilitas kredit yang dapat menguatkan permodalan bagi para pelaku usaha.

"Saat ini BNI juga telah menyediakan layanan bagi pelaku UMKM untuk dapat menjangkau dan mengakses informasi terkait pasar ekspor melalui Program BNI Xpora dengan melakukan pendampingan, konsultasi masalah permodalan dan transaksi," katanya.

Baca juga: BNI andalkan klasterisasi untuk mempertajam penyaluran KUR

Tidak hanya itu BNI juga membantu menghubungkan UMKM dengan diaspora di luar negeri dengan bersinergi dengan Kantor Cabang BNI di luar negeri.

Melalui pendampingan dari dinas terkait, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan perbankan, diharapkan pelaku UMKM di Maluku dapat menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi untuk dipasarkan lokal maupun global.

"Di Kota Ambon akan dibuat booth display UMKM dan Kerajinan Nasional Daerah yang berlokasi di Bandara Pattimura. Booth mini Xpora ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk memperoleh informasi terkait ekspor. Diharapkan ke depan produk-produk UMKM Maluku dapat bersaing dan lebih memiliki nilai jual ke pasar internasional," kata Hadi.

Baca juga: Dukung Gernas BBI Pelangi Sulawesi, BNI kurasi dan digitalisasi UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel