BNI gelar UMKM Heroes untuk peningkatan promosi produk lokal

·Bacaan 3 menit

PT Bank Negara Indonesia (BNI) dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-75 menggelar kegiatan UMKM Heroes, yang bertujuan mendorong promosi produk lokal dari pelaku usaha terbaik.

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal di Jakarta, Jumat, mengatakan kegiatan ini dapat membantu UMKM naik kelas, mempunyai determinasi, teguh dan tangguh serta layak bersaing di pasar global.

"Pendaftaran peserta UMKM Heroes ini kini sudah dimulai, dan akan ditutup pada 5 Juni 2021," kata Iqbal.

Ia menjelaskan masing-masing UMKM yang menjadi pemenang akan memperoleh uang tunai, pendampingan dan pelatihan, akses pasar baik dalam maupun luar negeri serta pembekalan onboarding di platform e-commerce nasional dan internasional.

"Heroes juga disiapkan untuk merangsang munculnya banyak wirausaha muda produktif dan konsisten meningkatkan nilai tambah, serta berinovasi tanpa henti untuk berjaya di pasar lokal dan sukses di pasar global atau mampu mengekspor," kata Iqbal.

Kegiatan ini selaras dengan Gerakan Bangga Buatan Indonesia serta Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Kompetisi tersebut juga dilakukan untuk mencari UMKM inspiratif di Indonesia yang diharapkan menjadi inspirator bagi calon-calon enterpreneur lain.

Ia mengharapkan UMKM Heroes menjadi program apresiasi bagi UMKM yang berhasil mengembangkan usahanya dengan kreativitas dan inovasi, serta sukses mengangkat nilai-nilai positif yang tumbuh di masyarakat sekitarnya.

Menurut Iqbal, UMKM yang inspiratif bukanlah pelaku usaha yang hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, namun juga masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Untuk itu, kegiatan apresiasi ini dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus semangat dan pantang menyerah dalam berinovasi mengembangkan usaha ditengah situasi pandemi yang tidak mudah.

Melalui tema #LompatLebihTinggi, BNI mencari UMKM yang memiliki semangat yang sama untuk berkembang bersama BNI dengan dukungan akses permodalan serta jaringan pemasaran dalam negeri hingga mancanegara.

Saat ini, BNI memiliki kantor cabang luar negeri (KCLN) di kota besar dunia seperti New York, London, Tokyo, Seoul, Hong Kong, dan Singapura yang dapat membantu pemasaran produk-produk UMKM.

BNI juga telah berkomitmen mendorong dan menjadi mitra bisnis bagi pelaku usaha di Indonesia melalui business forum dan bisnis matching serta memberikan akses transaksi perdagangan internasional dengan skema khusus bagi debitur Tanah Air.

"Melalui BNI UMKM Heroes, kami ingin menemukan UMKM unggulan Nusantara yang siap berkembang dan melompat lebih tinggi bersama jaringan dan ekosistem bisnis BNI," tambah Iqbal.

Ia memastikan UMKM unggulan di tingkat nasional ini dapat menjadi panggung apresiasi dan inspirasi nasional bagi pelaku UMKM lokal yang inspiratif serta telah memberikan dampak nyata dan positif bagi lingkungan di sekitarnya.

Pendaftaran UMKM Heroes dapat dilakukan melalui link bni.umkmheroes.id dengan kriteria UMKM yang didaftarkan adalah yang kreatif, inovatif, inspiratif, unik dan memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, UMKM yang ikut kegiatan ini telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat disekitarnya di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang sangat berdampak bagi perekonomian.

Kriteria lainnya yaitu UMKM harus merupakan WNI, usaha telah berjalan minimal enam bulan, merupakan producer/creator asli produk dan merupakan usaha dengan kategori F&B, fashion, craft, industri kreatif dan digital business.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui dua metode, yakni pendaftaran oleh pihak yang mengusulkan mitra UMKM serta pendaftaran oleh pemilik UMKM tersebut. Untuk update informasi, kunjungi dan follow official sosial media UMKM Heroes melalui instagram @umkmheroes.id.

Baca juga: BNI pastikan transaksi di ATM BNI tidak dipungut biaya
Baca juga: Pemkot Medan gandeng BNI kembangkan "smart city"
Baca juga: BNI resmi jadi sponsor atlet bulu tangkis nasional

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel