BNN Bali Sediakan Alat Tes Narkoba Pilot Lion Air

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO , Jakarta:Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali hanya menyediakan peralatan uji kandungan narkoba di urine dan rambut pilot dan kopilot Lion Air yang jatuh di perairan Bali akhir pekan lalu. Kepala Deputi Pemberantasan Narkoba Badan Narkotika Nasional, Inspektur Jenderal Benny Joshua Mamoto mengatakan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali tak mengetes sendiri urin dan rambut pilot dan kopilot Lion Air JT-904.

»Alat tes dari BNNP, tapi pelaksanaannya oleh Bidokkes dan Labfor Polda Bali,” kata Benny kepada Tempo.

Tes urine dan rambut pilot dan kopilot Lion Air sebelumnya diungkapkan Direktur Service Lion Air Bali, Daniel Putut.  Menurut dia, pilot dan kopilot  Lion Air JT 904 yang jatuh Sabtu (13 April 2013)  tes urine terhadap kapten pilot Mahlup Gozali dan kopilot Chirag Carla, dinyatakan negatif. »Kami masih menunggu hasil tes rambut, itu hasilnya kan lama,” ujar Daniel.

Kuswardani, Kepala UPT Laboratorium BNN membenarkan, alat tes rambut berupa mobil milik BNN dibawa ke BNN Provinsi Bali sejak Ahad, 7 April, jauh sebelum Lion jatuh. »Alat tes digeser ke sana sejak sepekan lalu karena ada rencana pemberdayaan masyarakat daerah sana. Bukan karena peristiwa Lion jatuh,” kata Kuswardani. Dia menambahkan, analis BNN Provinsi Bali belum diberi pelatihan. »Sehingga yang melakukan tes adalah teman-teman Labfor Polda.”

Kuswardani mengaku belum tahu hasil tes rambut para pilot itu. »Saya belum meng-update hasilnya.”

Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-904 gagal mendarat dan jatuh di sekitar Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu, 13 April. Akibat peristiwa ini, Ghozali, sang pilot, dan Chirag Carla kopilot dibebastugaskan selama dua minggu.

ATMI PERTIWI

Topik Terhangat TEMPO:Sprindik KPK || Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo || Nasib Anas

Edisi Khusus: Modus Pencurian Pulsa di Telepon Anda

Berita Terpopuler

Aceng Fikri dan Ahmad Dhani Jadi Capres Idaman NU

Gaun Agnes Monica di Film Tom Cruise, 'Berbahaya' 

Hati-Hati dengan Dua Trik Pencurian Pulsa Ini  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler