BNN Banten Belum Periksa Polisi meski Berkas Perkara Sabu Hakim Segera Dilimpahkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Berkas kasus sabu milik hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Banten. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung mengungkapkan, telah melengkapi berkas perkara dengan melakukan rangkaian pemeriksaan. Dan hingga kini ketiga tersangka masih mendekam di sel tahanan BNN Banten.

"Diserahkan kita upayakan minggu depan tahap pertama ke Kejati (berkas)," kata Hendri, Rabu (8/6).

Hendri mengatakan, dari hasil pemeriksaan bahwa sabu tersebut dibeli dari Sumatera Utara (Sumut) dari pelaku inisial Dewa.

"Menurut pengakuan dari tersangka, dibeli dari orang berinisialnya Dewa, dari Sumatera Utara," terangnya.

Saat ditanya terkait adanya keterlibatan polisi di Sumatera Utara yang kini telah diamankan terkait sabu tersebut, Hendri enggan berkomentar banyak.

"Oh itu kita belum periksa, Yang ditangkap harus kita tanya, yang nangkap kita tanya juga, apa perannya dia menangkap itu, kenapa dia ditangkap. Kami belum melakukan pemeriksaan terhadap penangkapannya ataupun terhadap oknumnya," ujar Hendri.

Diketahui sebelumnya, dua hakim PN berinisial YR dan DA serta seorang staf PN Rangkasbitung RS ditetapkan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel