BNN Sulsel Bongkar Pabrik Narkoba di Makassar

·Bacaan 1 menit

VIVA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan berhasil membongkar pabrik narkoba di Kota Makassar.

Narkoba jenis ganja sintetis berupa tembakau gorilla dikelola para pelaku dalam bentuk industri rumahan (home indutry) di sebuah perumahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

BNNP Sulsel menangkap sebanyak 10 pelaku, dua di antaranya yang berinisial AA dan AM diketahui sebagai pembuat ganja sintetis siap pakai. Beberapa alat bukti yang digunakan pelaku juga telah disita.

Di antara barang bukti yang disita petugas, yakni tembakau siap olah menjadi ganja sintetis, alkohol serta bahan kimia yang menurut pelaku kepada petugas diperolehnya dari luar negeri seharga Rp9 juta per 30 gram.

"Home industry ganja sintetis ini mampu memproduksi setiap harinya dengan jumlah kiloan," kata Kepala BNNP Sulsel, Brigadir Jenderal Polisi Ghiri Prawijaya, melalui keterangannya kepada media yang diterima VIVA, Sabtu, 29 Mei 2021.

Baca juga: BNN: Oknum Polisi Sudah Lima Tahun Jadi Pengedar Narkoba di Mukomuko

Dia menyampaikan harga jual di pasaran ganja sintetis tersebut dibanderol hingga Rp250 ribu per gram. Adapun metode penjualannya, pelaku melakukannya secara online dengan menggunakan akun media sosial.

Selain ganja sintetis, dalam kurun waktu Maret hingga Mei 2021 ini, BNNP Sulsel juga berhasil meringkus sebanyak 10 pelaku yang teridentifikasi sebagai sindikat jaringan pengendar narkoba. Mereka ditangkap di sejumlah tempat, seperti di Kota Parepare, Kabupaten Tana Toraja dan Sidenreng Rappang (Sidrap).

Dalam penangkapan itu, tim BNNP Sulsel menyita barang bukti berupa sabu seberat 10 kilogram di empat lokasi berbeda.