BNP2TKI Berhasil Menaikkan Gaji TKI

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) berhasil menaikkan gaji para TKI di Taiwan, Hong Kong, dan Singapura.

Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat saat menyampaikan capaian kinerja pelayanan TKI 2011-2012 di Jakarta, Rabu, sejak 2002 para TKI yang bekerja sebagai perawat jompo (caregiver) pada sektor rumah tangga atau pengguna perseorangan di Taiwan tidak pernah mengalami kenaikan gaji yakni 15.840 NTD per bulan atau setara Rp5.306.400 (kurs per 8 Januari 2013) termasuk untuk TKI "re-entry" alias eks TKI

Taiwan yang mengalami perpanjangan kontrak kerja pun memperoleh upah tak berbeda dengan para TKI yang baru bekerja di Taiwan.

Ia mengatakan hasil pertemuan antara KDEI (Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia- Perwakilan RI di Taiwan) dan TETO (Taipei Economic Trade Office) di Bali pada Agustus 2012 yang difasilitasi BNP2TKI, kedua pemerintah menyepakati upaya menaikkan gaji TKI di Taiwan.

Kesepakatan yang ditindaklanjuti BNP2TKI bersama KDEI di Taiwan pada 14 Desember 2012 itu kemudian menetapkan gaji TKI sebesar 18.780 NTD (Rp6.291.300) atau naik 18,56 persen untuk diberlakukan mulai 1 Februari 2013.

Saat ini sekitar 180 ribu TKI bekerja di Taiwan dan 85 persen dari jumlah itu merupakan TKI sektor rumah tangga (domestik) serta 15 persen sisanya menempati pekerjaan sektor formal untuk pengguna berbadan hukum/perusahaan seperti konstruksi, perikanan, dan manufaktur.

Penempatan TKI di Taiwan tergolong paling besar di kawasan Asia Pasifik, pada 2011 sebanyak 78.865 orang dan pada 2012 mengalami kenaikan 3 persen dengan jumlah 81.071 TKI.

Sedangkan Hong Kong merupakan negara kedua terbesar di kawasan Asia Pasifik untuk penempatan TKI sektor informal Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT).

Jumlah TKI PLRT di Hong Kong saat ini berkisar 160 ribu orang dan untuk penempatan pada 2011 sebanyak 40.847 TKI dan mengalami kenaikan sebesar 11 persen pada 2012 menjadi 45.478 TKI.

Sejak September 2012, atas upaya BNP2TKI, pemerintah Hong Kong menetapkan kenaikan gaji TKI PLRT di Hong Kong sebesar 4,81 persen atau dari 3.740 dolar HongKong (Rp4.723.200) menjadi 3.920 dolar (Rp4.950.960) dan telah berlaku pada 20 September 2012.


Kenaikan gaji itu masih diikuti penambahan tunjangan uang makan yang diperoleh TKI dari 775 dolar Hong Kong (Rp978.825) menjadi 875 dolar (Rp1.105.125) atau dengan kenaikan 12,90 persen.

Sementara penempatan TKI di negara Singapura berkisar 1.500 TKI per bulan yang hanya melibatkan sektor informal TKI PLRT. Di Singapura terdapat sekitar 100 ribu TKI PLRT.

Sejak Oktober 2012 BNP2TKI menetapkan kebijakan kenaikan gaji TKI PLRT di Singapura sebesar 36,84 persen dari 380 dolar Singapura menjadi 520 dolar, dan mulai berlaku pada Januari 2013.

"Upaya ini merupakan kali kedua, karena pada pertengahan 2007 BNP2TKI telah menerapkan peningkatan upah TKI di Singapura dari 280 dolar ke 350-380 dolar atau dengan kenaikan mininum 25 persen," katanya.

Jumhur menambahkan remitansi atau jumlah kiriman uang TKI dari luar negeri ke tanah air selama 2011 berdasarkan catatan resmi Bank Indonesia sebesar 6.735.872.884.42 dolar AS (sekitar Rp63 triliun dengan kurs Rp9.356 perdolar dari BI per 9 Januari 2013) sedangkan untuk tahun penuh 2012 meningkat mencapai 6.991.309.008.60 dolar AS (sekitar Rp65 triliun dengan kurs Rp9.356 perdolar dari BI per 9 Januari 2013).

"Dengan demikian terjadi peningkatan remitansi TKI sebesar 3,8 persen selama 2012 dibanding 2011," kata Jumhur.(tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.