BNPB: Banjir Bandar Lampung Rendam 20 Tempat

Jakarta (ANTARA) - Hujan deras yang terjadi, pada Kamis, sekitar pukul 17.30 hingga 20.30 WIB telah menyebabkan banjir di 20 lokasi di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, demikian siaran pers dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat.

Menurut BNPB, ada 20 lokasi yang terendam banjir, diantaranya Kelurahan Kupang Teba, Pasir Gintung, Kuala Garuntang, Kali Balok, Bakung, Keteguhan, Jalan Gajah Mada, Jalan Tamim, Jalan Olok Gading, Jalan Jaga Baya, Jalan Kelapa Tiga, Jalan Kedaton, Jalan Cut Mutia, Jalan Urip Sumoharjo, Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Taman Makam Pahlawan Bandar Lampung, Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Pasar Kangkung, Area Kaliawi, dan Area Bukopin.

Ketinggian banjir di beberapa titik mencapai sekitar dua meter, khususnya di Kelurahan Kupang Teba dan Kelurahan Pasir Gintung, sedangkan di beberapa titik banjir lainnya mencapai sekitar satu meter, seperti di Kelurahan Bakung dan Kelurahan Keteguhan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa banjir yang melanda Kota Bandar Lampung mengakibatkan 265 rumah terendam.

Selain itu, dia mengatakan, banjir telah merubuhkan pagar tembok sepanjang 20 meter di suatu gedung futsal di Kelurahan Talang sehingga menyebabkan dua anak meninggal, dan satu orang lainnya dilaporkan meninggal di Jalan Gn Mas.

"Jadi, total korban meninggal ada tiga orang. Sampai saat ini, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Lampung masih melakukan evakuasi di Kelurahan Kuala Garuntang untuk menyelamatkan warga ke daerah yang aman," kata Sutopo.

Saat ini, menurut dia, banjir di beberapa tempat sudah mulai surut, namun, BPBD Provinsi Lampung dan BPBD Kota Lampung bersama aparat dan masyarakat setempat masih melakukan evakuasi yang dibantu oleh satu pleton marinir.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.