BNPB: Potensi Banjir-Longsor Hingga April 2013

Jakarta (ANTARA) - Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Banjir dan longsor berpotensi terjadi hingga April 2013.

"BMKG menyatakan musim penghujan normal hingga Mei 2013. Namun, puncak banjir dan longsor diperkirakan terjadi pada Januari-Februari 2013," kata Sutopo Purwo Nugroho dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Sutopo mengatakan 315 Kabupaten-Kota dengan 60,9 juta jiwa tinggal di daerah rawan sedang dan rawan tinggi banjir di Indonesia.

Sedangkan untuk longsor, terdapat 270 Kabupaten-Kota dengan 124 juta jiwa tinggal di daerah rawan sedang dan rawan tinggi longsor.

"Banjir lahar dingin juga berpotensi terjadi di Gunung Merapi, Gunung Gamalama, Gunung Bromo, Gunung Lokon dan Gunung Soputan hingga Maret 2013. Terdapat 77 juta m3 material lahar dingin di Merapi," katanya.

Sementara itu, kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau berpotensi terjadi di delapan provinsi langganan yaitu Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

"Kekeringan berpotensi terjadi selama Agustus-Oktober di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur dan daerah-daerah yang defisit air," katanya.

Dia mengatakan bencana hidrometeorologi pada 2013 diperkirakan akan tetap dominan. Banjir, longsor, puting beliung, kekeringan, kebakaran lahan dan hutan, dan gelombang pasang akan mendominasi dibandingkan bencana geologi, sosial dan biologi.

Menurut Sutopo, bencana hidrometeorologi diperkirakan akan terjadi lebih dari 80 persen dari total kejadian bencana selama 2013. Peningkatan bencana hidrometeorologi tersebut tidak lepas dari pengaruh perubahan iklim global.

"Menurut laporan IPCC atau Intergovernmental Panel on Climate Change pada 2012, pemanasan global telah menyebabkan wilayah tropis meluas hingga 18 derajat lintang utara dan lintang selatan," jelasnya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.