BNPB: Relawan agen pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana

·Bacaan 2 menit


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa relawan merupakan agen perubahan bagi pembangunan berkelanjutan yang berbasis pengurangan risiko bencana.

Mantan Pangdam V Brawijaya tersebut dalam sambutan puncak HKB 2022 diikuti secara daring di Jakarta, Selasa, mengatakan relawan merupakan salah satu kekuatan sosial atas penanggulangan bencana.

"Mereka adalah pahlawan kemanusiaan. Mereka rela memberikan waktu, tenaga, harta, bahkan jiwanya dalam penanggulangan bencana," kata Suharyanto.

Baca juga: BNPB: HKB ikhtiar bangun bangsa berbasis pengurangan risiko bencana

Dia menegaskan kiprah relawan tidak hanya di fase tanggap darurat maupun pascabencana, tetapi juga berperan di prabencana. Itulah alasan mengapa relawan disebut juga agen pengurangan risiko bencana.

"Relawan menjadi mitra pemerintah yang siap menjaga dan membela alam dengan cara melakukan sosialisasi, literasi, dan edukasi kebencanaan maupun melakukan upaya mitigasi untuk melestarikan alam tercinta," ujar Suharyanto melanjutkan.

Menurut dia, momen Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2022 pada hari ini bisa menjadi pembangkit spirit jiwa korsa kerelawanan, penggugah rasa kemanusiaan yang lebih humanis, dan gerakan-gerakan pengurangan risiko bencana yang lebih masif lagi.

Baca juga: BNPB : Respon tanggap bencana masyarakat lereng Merapi sangat baik

Selain itu, kata dia, kekuatan lainnya adalah modal sosial yang luar biasa gerakan berbasis budaya lokal dan kekuatan persatuan masyarakat menjadi modalitas utama yang dimiliki bangsa Indonesia.

"Kekuatan sosial utama kita adalah berupa kesetiakawanan, kegotongroyongan, kedermawanan dan partisipasi semua pihak," ujar dia.

Peringatan puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana di Taman Ledok Sari Balerante, Klaten, Jawa Tengah, ditandai dengan membunyikan sirine dan kentongan pada pukul 10.00 WIB selama 1 menit sebagai simbol dimulainya langkah kesiapsiagaan.

Selain itu dilakukan latihan evakuasi masyarakat mandiri di sejumlah wilayah di antaranya Desa Tlogolele, Boyolali; Desa Klakah, Boyolali; Desa Kemiren, Magelang; Desa Balerante, Klaten; Desa Glagaharjo, Sleman, Pusdiklat PB BNPB di Sentul, dan Graha BNPB di Jakarta.

Baca juga: Kepala BNPB tinjau Pos Pengamatan Gunungapi Merapi Babadan

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 mengangkat tema "Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana".

Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022 diperingati pada 26 April, sebagai peringatan disahkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel