BNPT jalin kerja sama pencegahan terorisme dengan Garuda Indonesia

Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) RI menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia terkait upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleransi di Tanah Air.

"Kita jalin kerja sama di jajaran BUMN yang harus dijaga dan pelihara agar tidak terkena virus-virus intoleransi," kata Kepala BNPT Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Boy Rafli, melalui kerja sama tersebut kedua pihak dapat saling bertukar informasi dalam melakukan identifikasi potensi ancaman teror, dan asesmen terhadap pengamanan objek vital nasional.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa Garuda Indonesia membuka diri dengan BNPT untuk bisa bekerja sama dalam penanggulangan intoleransi, radikalisme dan terorisme di Tanah Air.

"Kami terus membuka diri untuk bisa bekerja sama dan menjadi bagian dari upaya-upaya penanggulangan terorisme di Indonesia," kata Irfan Setiaputra.

Irfan menyambut baik kerja sama antara Garuda Indonesia dengan BNPT karena bisa ikut terlibat langsung membela bangsa dalam hal pencegahan terorisme. Upaya itu dimulai dari Garuda Indonesia dan anak perusahaan dalam meminimalisir ancaman terorisme yang dapat merugikan negara.

"Kami sangat berkeinginan untuk bisa terlibat aktif dan berperan serta dalam tugas-tugas kebangsaan yang dilakukan oleh BNPT RI," ujarnya.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan langsung oleh Kepala BNPT RI dan Direktur Utama Garuda Indonesia serta didampingi oleh jajaran masing-masing.