Bobby Nasution: Vaksinasi Massal Berdampak Pemulihan Ekonomi

Lis Yuliawati
·Bacaan 1 menit

VIVAWali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menilai, percepatan program vaksinasi massal COVID-19 di Indonesia, memberikan dampak kepada pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terpuruk terkena imbas pandemi COVID-19.

"Vaksinasi dipercepat, percaya lah. Pertumbuhan ekonomi akan kita sama-sama kita percepat (pemulihannya)," ujar Bobby saat membuka secara resmi vaksinasi massal COVID-19 dengan sistem drive thru di Lanud Soewondo, Kota Medan, Rabu, 7 April 2021.

Bobby Nasution mengatakan vaksinasi massal ini dilakukan Pemerintah Kota Medan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, dengan target masyarakat mencapai 1.000 orang lebih per hari.

"Vaksinasi massal, ini menjadi salah satu program prioritas Pemko Medan menangani COVID-19, dilakukan dalam vaksinasi ini," tutur menantu Presiden Joko Widodo itu.

Suami Kahiyang Ayu ini menjelaskan, Pemerintah Kota Medan menyiapkan sebanyak 60 ribu vaksin untuk disuntikan kepada warga Kota Medan melalui sistem drive thru itu.

"Vaksin kami siapkan hari ini, oleh Pemerintah Kota Medan adalah 60 ribu vaksin. Kalau per hari 1.000 vaksin. Jadi, ada 60 hari," kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi massal merupakan ikhtiar yang dilakukan Pemko Medan dengan berkolaborasi bersama pihak terkait, untuk menangani COVID-19 di Kota Medan.

"Melalui tindakan ini, menjadi kita sehat walafiat. Saya terima kasih, Pemerintah Kota Medan berkolaborasi. Ini hasilnya, kolaborasi Pemko Medan, Lanud Soewondo untuk mempercepat vaksinasi," kata Bobby Nasution.

Bobby Nasution mengatakan vaksinasi massal dengan sistem drive thru ini, disiapkan 1.000 vaksin untuk 1.000 orang per hari. Ia mengungkapkan dengan target dilakukan mencapai 30 hari ke depan.

"Informasikan per harinya, 1.000 vaksin kita suntikan. Dengan target kita, bisa sebulan. Masih banyak lagi animo masyarakat masih tinggi kita buka terus. Kita sepakati untuk mencapai 75 persen di Kota Medan. Kalau satu tahun kita buka, kalau diizinkan oleh Lanud Soewondonya," ujarnya.