Bocah 8 Tahun Tertembak Saat Main Perang-perangan

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Permainan perang-perangan oleh Fauzan (8) dan teman-temannya berakhir tragis. Warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, tewas setelah dadanya ditembus peluru senapan angin yang ditembakkan Misbah Rozak (8), Rabu (19/10/2011).

Misbah tentu tak mengira, kalau senapan angin yang dia todongkan ke dada Fauzan, ternyata berisi peluru yang akhirnya merenggut nyawa sahabat karibnya. Peristiwa itu terjadi saat waktu dzuhur sekitar pukul 11.30 WIB, di pelataran rumah Misbah.

Di halaman rumah tersebut, mereka tengah asyik main perang-perangan bersama sejumlah teman lainnya. Layaknya anak kecil pada umumnya, main perang-perangan kurang sangar jika tak menggunakan senjata seperti di film-film. Oleh karena itulah, Misbah mengambil senapan angin milik ayahnya, Khoiron (37), tanpa sepengetahuan ayahnya.

Berbekal senapan, Misbah berlagak seperti prajurit perang yang pernah disaksikannya pada layar televisi. Senapan ini pun lantas ditodongkan kepada teman-teman sepermainannya. Apes, saat moncong senapan mengarah pada dada Fauzan, suasana horor layaknya film perang pun mencuat di pelataran rumah itu.

Senapan angin yang dianggap tidak berisi peluru itu tiba-tiba menyalak. “Saya di teras rumah dan melihat Misbah menembak. Dooorrr!, Fauzan langsung jatuh,” kata Irvan Muhammad (7), teman Fauzan dan Misbah.

“Ternyata, tanpa diketahui oleh pelaku (Misbah), senapan itu ada pelurunya (semacam gotri),” kata AKP B Hendriyanto, Kapolsek Sukorejo.

Di dekat lokasi kejadian, saat itu Khamsari (55), saksi, tengah membeli minuman ringan di toko milik orang tua Misbah. Namun, sebelum dilayani, ia tiba-tiba dikagetkan dengan bunyi suara letusan senapan.

“Tiba-tiba ada suara tembakan dan membuat saya kaget. Begitu saya berlari melihat, Khoiron dari dalam rumah berlari sambil berteriak, senapan itu ada isinya. Tapi, Fauzan sudah jatuh,” terang Khamsari.

Khamsari menceritakan, awalnya yang hendak ‘ditembak’ adalah Jazilul Yakin (4), cucunya yang juga ikut main perang-perangan. Tapi, tiba-tiba saja moncong senapan berpindah ke arah Fauzan dari jarak kurang dari 1 meter.

Senapan angin adalah senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang dimampatkan dengan cara dipompa. Senapan angin biasanya digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil seperti burung dan tupai.

Menurut situs wikipedia, ukuran peluru yang dipakai senapan angin tidak terlalu besar yaitu kaliber 177 atau 4,5 mm dan 5,5 mm, dan biasanya terbuat dari bahan timah. Meskipun begitu senapan itu bisa membunuh manusia kalau ditembakkan dari jarak dekat.

Sementara itu, Khoiron langsung membopong Fauzan yang bersimbah darah karena dada kanannya tertembak senapan angin. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, bocah itu mengembuskan napas terakhirnya.

Tentu saja tewasnya Fauzan membuat orang tuanya syok. Bahkan ayah korban, Hasan (50), tidak sadarkan diri cukup lama dan tidak dapat ditemui. Sedangkan ibu korban, Satuni (40), terus menunggu jasad putranya yang terbujur kaku di balai-balai bagian depan rumahnya. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.