Bocah Penyandang Autisme Hilang 4 Hari di Semak Australia, 100 Orang Geger Mencari

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Sydney - Seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang hilang di semak-semak Australia empat hari lalu telah ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian.

Anthony Elfalak atau yang akrab disapa "AJ" terlihat oleh helikopter polisi pada Senin (6/9), minum air dari sungai di properti keluarganya di pedesaan New South Wales.

Bocah laki-laki yang menyandang autisme dan tidak bisa berbicara dengan jelas ini, terakhir terlihat di rumah pada Jumat lalu.

Keluarganya takut dia diculik. Namun tim penyelamat menemukan AJ di tepi sungai sekitar 500 meter dari rumahnya di lahan luas di Putty, utara negara bagian NSW, demikian dikutip dari laman BBC, Selasa (7/9/2021).

Dalam rekaman yang dibagikan oleh Polisi New South Wales, Australia tim penyelamat mengatakan "Saya menemukan anak itu".

Pihak berwenang mengatakan, AJ menderita beberapa goresan di kaki bagian bawahnya dan ditemukan basah kuyup, tetapi dalam keadaan sehat.

Ayahnya, Anthony Elfalak, menyebut kejadian ini sebagai "keajaiban".

Lebih dari 100 petugas dan sukarelawan menghabiskan berhari-hari menjelajahi semak-semak untuk mencari putranya.

Mereka sebelumnya telah melewati area di mana dia akhirnya ditemukan.

"Dia digigit semut dan terjatuh tapi dia masih mampu bertahan. Dia masih hidup," kata Elfalak menyampaikan perasaan gembiranya kepada kru televisi.

"Saya tahu saya bertindak panik, tetapi tidak ada yang bisa mengerti bagaimana rasanya melalui apa yang kami lalui. Saya merasa luar biasa."

"Kaki saya, pinggul saya, pergelangan kaki saya, tidak bisa berjalan. Saya telah berada di semak-semak selama empat hari tanpa tidur. Kami tidak berhenti."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jadi Pemberitaan Nasional

Ilustrasi anak main gadget. (dok. Pixabay.com/StockSnap)
Ilustrasi anak main gadget. (dok. Pixabay.com/StockSnap)

Media lokal menayangkan adegan anggota keluarga bersorak dan bersukacita ketika mereka mendengar kabar baik.

Perdana Menteri Scott Morrison juga menyatakan kelegaannya, dengan mentweet bahwa dia "senang mendengar bahwa AJ aman".

"Saya tidak bisa membayangkan betapa traumatisnya pengalaman ini bagi AJ dan orang tuanya," katanya.

Tidak jelas mengapa bocah itu berkeliaran, kata orang tuanya.

AJ telah bermain dengan saudara-saudaranya di pagi hari pada Jumat kemarin, dan biasanya selalu menempel di dekat ibunya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel