Bocah SD Surabaya Marah Nabinya Dijelek-Jelekkan

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Ratusan bocah SD Kreatif  Muhammadiyah 16 Barata Jaya Surabaya berunjuk rasa. Mereka marah lantaran Nabi Muhammad SAW yang mereka kenal dalam pelajaran sekolah dijelek-jelekkan dalam film Innocence of Muslims. Mereka berteriak film yang banyak ditentang umat muslim ini dimusnahkan.

Sebanyak 250 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SD ini menumpahkan kekecewaannya atas beredarnya film tersebut.

"Saya mendapat pelajaran sejarah Nabi sangat baik. Panutan kami. Kok film Innocent of Muslims begitu. Saya tak terima," ucap Fadya Rizki Yuvenda, siswa kelas 6, Senin (17/9/2012).

Bersama ratusan siswa yang lain, mereka meminta agar film yang menyakiti umat muslim itu dimusnahkan. Ramai-ramai, ratusan siswa itu menggelar aksi dan menumpahkan kemarahannya di areal Kebun Bibit Surabaya, Senin (17/9/2012).

Bocah-bocah SD itu mengekspresikan kemarahannya dengan mengecam film tersebut. Mereka juga membakar kepingan CD berisi film yang menyakiti kaum muslim dunia itu. Untuk menghibur diri, di tengah-tengah aksi  mereka juga memainkan barongsai.

"Saya masih kecil. Tapi saya sudah sejak kelas tiga dikenalkan Nabi Muhammad SAW utusan Allah. Saya tak terima kalau Nabi saya dijelek-jelekkan," kata Bayu Irfan Saputra, siswa yang lain.

Abdul Mujib, guru agama SD tersebut memahami reaksi umat muslim dunia atas film Innocent of Muslims. Film ini jelas menanamkan pendidikan yang tak sesuai dengan ajaran Islam.

"Kami mengenalkan Nabi Muhammad SAW adalah sosok baik, santun, dan mahluk mulia. Tiba-tiba berbeda saat dalam film. Ini harus dikecam dan dimusnahkan film itu. Jangan sampai anak-anak muslim menontonnya," kata Mujib.

Jawa
  • Jl Merdeka Jombang, Diganti Jl Gus Dur
  • Pedagang Pentol Demo Wali Kota Mojokerto
  • Ananto Diduga Minum Pestisida Sebelum Meninggal
  • Pencuri Kolor Lorek Bobol 7 Rumah dalam Semalam
  • 14 Alutsista Akan Perkuat Pertahanan TNI AU
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.