Bocah SD Tewas Dirampok

INILAH.COM, Pasuruan - Aksi kriminalitas jalanan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus terjadi. Kali ini korbannya adalah Maulidyah (8), pelajar SD asal Desa Patebon, Kecamatan Kejayan.

Akibat perampokan itu, korban tewas lantaran mengalami luka parah pada bagian wajah. Maulidyah bersimbah darah setelah terkena sabetan senjata tajam yang dihujamkan oleh perampok tersebut.

Peristiwa nahas yang menimpa pelajar SD ini bermula saat dia dibonceng ayahnya, Maksum (35). Dengan mengendarai motor Mio Soul, ayah dan anak ini berangkat dari rumah menuju Desa Ketangirejo, tetangga desa untuk pijat.

Kapolsek Kejayan AKP Salim menuturkan, apesnya ketika dalam perjalanan di areal persawahan di Desa Patebon, mereka diserang dengan senjata tajam oleh perampok. "Pelaku langsung menyerang mereka," katanya Minggu (25/11/2012).

Tragisnya, lanjut Salim, serangan perampok tersebut justru mengenai Maulidyah, yang saat itu berada di depan ayahnya. "Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB Sabtu (24/11/2012)," jelas Salim.

Mengetahui anaknya terluka akibat sabetan senjata tajam perampok, Maksum pun langsung berupaya mengejarnya. Apesnya, dua pelaku aksi kejahatan jalanan ini berhasil kabur, lantaran Maksum terjatuh setelah menabrak motor pelaku.

"Korban Maulidyah tewas saat dalam perjalanan dirujuk ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan. Kini, kasus ini masih kita selidiki, mas," tandasnya. [beritajatim/yeh]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.