Bocorkan Rahasia, Agen CIA Dipenjara

Liputan6.com, Alexandria: Seorang mantan agen Central Intelligence Agency (CIA) dijebloskan ke penjara, karena membocorkan rahasia badan intelijen Amerika Serikat tersebut. Agen bernama John Kiriakou divonis 2,5 tahun atas pengungkapan nama agen rahasia dan kegiatan CIA kepada seorang wartawan. 

 

Dalam pembacaan hukuman, Selasa (23/10), Hakim Pengadilan Distrik Timur Virginia, Leonie Brinkema menyatakan, Kiriakou terbukti telah memberikan informasi ke wartawan mengenai nama agen rahasia CIA dan membeberkan praktik penyiksaan waterboarding terhadap para tersangka, serta cara penginterogerasian CIA kepada tokoh al-Qaeda Abu Zubaydah.

 

Penangkapan Kiriakou berawal ketika dirinya mengungkapkan rahasia CIA kepada publik lewat siaran televisi pada 2007. Ketika itu, ia membeberkan praktik penyiksaan waterboarding dan keterlibatannya dalam menginterogasi Zubaydah. Pemerintah AS pun kemudian menyelidiki Kiriakou. 

 

Pada 2008, Kiriakou terungkap memberikan informasi nama agen CIA kepada wartawan lewat surat elektronik (e-mail). Dia pun akhirnya diseret ke kursi pesakitan di Pengadilan Distrik Timur Virginia. 

 

Menurut Hakim Brinkema, vonis 2,5 tahun penjara yang diputuskannya adalah hal yang wajar. Menurutnya, hukuman terhadap Kiriakou sama seperti yang dijatuhkan kepada mantan ajudan Gedung Putih I. Lewis Libby "Scooter" pada tahun 2007. Ketika itu, Libby membocorkan nama agen rahasia CIA, yakni Valerie Plame, istri dari mantan Duta Besar AS Joseph Wilson yang mengkritik perang Irak.

 

Direktur CIA David Petraeus memuji keputusan Hakim Brinkema. Menurutnya, ini merupakan konsekuensi bagi para agen yang membocorkan rahasia negara. "Sumpah memang penting dan memang ada konsekuensi bagi mereka tidak mengindahkan bahwa lembaga ini dilindungi oleh Undang-Undang," katanya, seperti dilansir Reuters. (FRD)