The Body Shop Edukasi 1000 Anak Muda Tentang RUU PKS

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Salah satu problematika di Indonesia yang tak kunjung usai adalah isu terhadap perempuan. Kekerasan terhadap perempuan menjadi masalah yang masih jadi isu utama bahkan di seluruh dunia. Komnas Perempuna menjabarakan data jika pada tahun 2020, sebanyak 4.849 orang perempuan alami kekerasan seksual.

Hal ini tentu sangatlaah memprihatinkan. Oleh sebab itu, The Body Shop ambil bagian dengan aksi nyata mendukung pemberdayaan perempuan dengan webinar bertajuk Educational Webinar “Ambil Bagian! Bersama Lawan Kekerasan Seksual” The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS, beberpa Educational Webinar “Ambil Bagian! Bersama Lawan Kekerasan Seksual” The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS, beberapa waktu lalu.

Langkah ini adalah upaya bagi The Body Shop Indonesia untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk berjuang bersama mendorong pengesahan RUU PKS, sekaligus untuk membangun kesadaran di masyrakat dengan edukasi yang tepat bagi generas muda, agar lebiih memahami kekerasan seksual di Indonesia.

Edukasi publik mengenai pentingnya RUU PKS

Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop® Indonesia
Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop® Indonesia

“Webinar yang dihadiri lebih dari 1000 anak muda ini adalah upaya kami dalam mengedukasi publik mengenai pentingnya RUU PKS. Di mana dalam perjalanan RUU PKS terjadi banyak hoaks yang membuat RUU PKS ini memiliki pro dan kontra. Hal yang paling mendasar dari RUU PKS itu sendiri yaitu perlindungan bagi korban akhirnya tidak dipahami secara menyeluruh oleh publik,” kata Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop Indonesia.

Narasumber yang hadir beragam dari sejumlah kalangan seperti Wawan Suwandi selaku Public Relations Yayasan Pulih, Kalis Mardiasih selaku Penulis dan Gender Equality Campaigner, Yulianti Muthmainnah selaku Ketua Pusat Studi Islam Perempuan, dan Pembangunan (PSIPP) ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Kartika Jahja selaku Penyanyi & Aktivis, Nur Aisyah Maullidah selaku Mahasiswi & Girl Ambassador for Peace, dan Amanda Normanita selaku Mahasiswi & Perwakilan Generasi Millenials.

Wawan Suwandi selaku Public Relations Yayasan Pulih menyatakan "Pada Januari 2021, DPR kembali memasukkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual ke dalam Prolegnas 2021. Kita berharap Anggota Dewan tidak mengeluarkan lagi RUU tersebut, tetapi sebaliknya mengesahkannya menjadi Undang-undang. Sebagai warga negara, kita bisa ambil bagian untuk bersama-sama berjuang menghapus budaya kekerasan seksual, dan salah satunya dengan mendesak DPR mengesahkan RUU PKS,” kata Wawan.

Wawan Suwandi, PR Yayasan Pulih
Wawan Suwandi, PR Yayasan Pulih

The Body Shop Mengawal oengesahan RUU PKS

Ratu Ommaya, PR and Community Manager The Body Shop® Indonesia
Ratu Ommaya, PR and Community Manager The Body Shop® Indonesia

The Body Shop juga berkolaborasi dengan Makassar International Writers Festival (MIWF) membuat tiga film dokumenter pendek mengenai Stop Sexual Violence . Film tersebut mengangkat cerita sejumlah penyintas, salah satunya Kartika Jahja yang merupakan korban kekerasan.

“Dalam video ini kita dipercaya untuk membagikan suara penyintas dari Kartika Jahja yang merupakan seorang penyintas korban kekerasan. Kartika berani membagikan suaranya untuk bisa berbagi perspektif korban. Video ini juga diharapkan bisa mengubah cara pandang masyarakat terhadap korban kekerasan seksual dan juga memberikan edukasi,” kata Ratu Ommaya, selaku Public Relations and Community Manager The Body Shop Indonesia.

Perlu dketahui jika The Body Shop Indonesia juga telah aktif mengajak masyarakat untuk terlibat berpartisipasi melalui donasi secara online maupun offline di seluruh gerai The Body Shop. Selain itu, The Body Shop Indonesia juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi TBS Fight For Sisterhood 500 ribu tanda tangan Stop Sexual Violence. Petisi yang pertama kali diluncurkan pada 5 November 2020 telah terkumpul sebanyak 182,027 tanda tangan dan masih terus meminta dukungan hingga bulan Maret 2021 nanti. “Kami akan mengajak generasi muda Indonesia untuk menghentikan kekerasan seksual melalui berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Kami juga akan menggandeng 500 ribu orang lewat pengumpulan petisi dan materi edukasi mengenai sex education yang mudah dipahami masyarakat awam, yang dapat diakses melalui #TBSFightForSisterhood,” ungkap Maya.

Bagi Sahabat Fimela yang ikut berpartisipasi dalam petisi ini, maka bisa ikutan langsung melalui https://www.tbsfightforsisterhood.co.id/ atau secara offline dengan mengisi formulir saat berkunjung ke gerai The Body Shop di seluruh Indonesia.

Kartika Jahja, Singer & Activist
Kartika Jahja, Singer & Activist

#Elevate women