Boeing bilang pada FAA tak yakin "wiring" 737 MAX harus dipindah

Oleh Eric M. Johnson dan David Shepardson

SEATTLE / WASHINGTON (Reuters) - Boeing Co berkata kepada Badan Penerbangan Federal AS (FAA) bahwa mereka tidak yakin harus memisahkan atau memindahkan bundel kabel atau wiring (sistem koneksi antar komponen) pada pesawat jet 737 MAX milik mereka yang telah diperingatkan oleh para pengawas karena bisa menyebabkan hubungan pendek yang berakibat mematikan, kata orang yang mengetahui masalah tersebut pada Jumat.

FAA mengonfirmasi Jumat bahwa pihaknya telah menerima proposal dari produsen pesawat terbang itu mengenai masalah kabel ini.

FAA akan "ketat mengevaluasi proposal Boeing guna mengatasi masalah wiring yang baru-baru ini ditemukan pada 737 MAX. Pabrikan ini harus menunjukkan kepatuhan kepada semua standar sertifikasi," kata badan ini dalam satu pernyataan.

Produsen pesawat AS itu dan FAA awalnya berkata pada awal Januari bahwa mereka tengah meninjau masalah wiring yang berpotensi menyebabkan korsleting pada 737 MAX, dan dalam keadaan tertentu menyebabkan kecelakaan seandainya pilot tidak cepat meresponsnya.

Juru bicara Boeing yang merujuk semua pertanyaan tentang wiring itu kepada FAA, mengatakan bahwa badan ini akan mengeluarkan keputusan akhir dan bahwa perusahaan tersebut tengah menjawab pertanyaan-pertanyaan dari FAA.

Boeing 737 MAX dilarang terbang di seluruh dunia Maret silam setelah dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia menewaskan 346 orang dalam waktu lima bulan.

Boeing sudah menghabiskan waktu berbulan-bulan memperbarui perangkat lunak pencegah stall yang disebut MCAS yang dikaitkan dengan kedua kecelakaan pesawat itu, namun masalah baru muncul sehingga mempersulit upaya regulator dalam memberikan persetujuan kembali untuk pesawat itu.

Mengingat adanya pengawasan ketat terhadap 737 MAX, Boeing yakin bakal menghadapi pertanyaan mengenai apakah sistem MCAS mempersulit pilot dalam bereaksi seandainya terjadi korsleting.

Ada lebih dari belasan titik berbeda di 737 MAX di mana bundel wiring mungkin terlalu berdekatan. Sebagian besar titik berada di bawah kokpit di bagian electric-bay.

Jika bundel-bundel itu memesankan potensi bahaya, maka aturan biasanya mengharuskan pemisahan bundel atau menambahkan penghalang fisik.

Boeing menegaskan dalam pembicaraan dengan FAA bahwa bundel wiring yang sama berada di 737 NG, yang sudah beroperasi sejak 1997 dan mencatat 205 juta jam terbang tanpa masalah wiring.

Aturan baru keselamatan wiring sudah diadopsi setelah kecelakaan Swiss Air 111 pada 1998.

Seorang pejabat perusahaan mengatakan kepada Reuters bulan lalu Boeing telah mengerjakan desain yang akan memisahkan bundel kabel, jika perlu. Memindahkan bundel bisa membuat makin tertundanya operasi kembali MAX, dan Reuters melaporkan pada Kamis bahwa penerbangan uji sertifikasi utama belum akan dilakukan hingga April atau nanti.

Tiga maskapai AS pekan ini memundurkan pengoperasian kembali penerbangan 737 MAX dari semula Juni menjadi Agustus atau setelah itu. Boeing memperkirakan pejabat AS akan mencabut larangan keselamatan di pesawat sekitar pertengahan tahun.

Belum jelas benar apakah Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa akan meminta bundel kabel MAX dipisahkan. Juru bicara badan ini pada Kamis mengatakan regulator sedang menunggu informasi tambahan dari Boeing.


(Laporan Eric M. Johnson di Seattle dan David Shepardson di Washington; Disunting Chris Reese dan Tom Brown)