Bojonegoro Larang Dangdut Tampil Malam Tahun Baru

Bojonegoro (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jatim, melarang hiburan dangdut tampil pada malam tahun baru 2012, dengan pertimbangan rawan keributan.

"Di delapan lokasi hiburan yang sudah kita inventaris tidak ada yang pertunjukan dangdut, " kata Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Hari Agus Wahono, Rabu.

Ia menjelaskan, delapan lokasi hiburan tersebut menampilkan wayang kulit, band, campursari, tari thayub. Semua lokasinya di Kecamatan Kota.

Di antaranya, Campursari Tombo Ati menggelar pertunjukan di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro.

Di delapan lokasi panggung hiburan menyambut malam tahun baru 2012 itu, semuanya digelar atas prakarsa Pemkab Bojonegoro, bekerja sama dengan masyarakat.

"Tidak ada satupun hiburan menyambut malam tahun baru dengan menggelar dangdut, " katanya menegaskan.

Menurut dia, kepolisian sudah dua tahun lebih melarang pertunjukan dangdut digelar di daerah setempat, terutama pada malam hari.

Pertimbangannya, dalam pertunjukan dangdut selalu muncul keributan, bahkan sering menimbulkan korban jiwa, terutama kalau malam hari.

Larangan itu, lanjutnya, atas kebijaksanaan Polda Jatim, namun pada siang hari, ada kemungkinan masih mendapatkan izin dengan catatan ada penanggung jawab kalau terjadi keributan.

"Itupun masih kita lihat sejauh mana keamanannya, kalau tidak memungkinkan tetap tidak diberi izin, " ungkapnya.

Menyangkut pengamanan, Hari mengatakan, perayaan menyambut tahun baru 2012 di Bojonegoro disiapkan sebanyak 200 personil.

Pengamanan dilakukan dengan berusaha mencegah warga masyarakat dari kecamatan masuk ke kota, untuk menghindari terjadinya kerumunan massa.

"Di beberapa pos jalan tertentu, akan kita tempatkan petugas untuk mencegah warga dari luar masuk ke kota, " ujarnya.

Secara prinsip, menurut dia, warga di kecamatan diminta tetap merayakan malam tahun baru di wilayahnya masing-masing, sehingga dari segi pengamanan lebih mudah.

"Kita himbau pengendara kendaraan bermotor roda dua dan empat tetap mematuhi ketentuan dalam berlalu lintas, " katanya.


Sebab, katanya, tidak tertutup kemungkinan dalam merayakan malam tahun baru 2012, warga masyarakat tidak hanya mengelompok di lokasi hiburan, juga akan melakukan pawai keliling dengan berkendaraan bermotor.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.